Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 26 September 2026
Guru Sering Jadi Korban Politik
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Hasil Penelitian Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) menemukan lebih dari 1000 guru menjadi korban politik saat pemilihan kepala daerah, baik pada tingkat provinsi maupun kabupaten kota.Laporan adanya guru yang menjadi korban politik pemilihan kepala daerah ini diterima PGRI hampir dari seluruh provinsi di Indonesia.
Ketua Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Sulistyo pada keteranganya usai pembukaan Konferensi PGRI Bali di Denpasar, Jumat (18/6) menyatakan guru yang menjadi korban politik sering menerima perlakuan pelecehan hanya karena tidak mendukung salah satu kandidat.
Padahal guru sebagai pegawai negeri dibatasi perannya dalam pemilihan umum oleh undang-undang. Ketika guru diketahui tidak memberikan dukungan pada yang terpilih maka dia akan mengalami perlakuan yang sangat mengganggu profesi mereka, ucap Sulistyo.Ketua Pengurus Besar PGRI Sulistyo berharap pemerintah membuat suatu manajemen khusus bagi guru sehingga guru tidak menjadi korban politik.
Disisi lain para calon kepala daerah sering mengumbar janji untuk memberikan kesejahteraan pada guru. (mlt)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8437 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5805 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3631 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2457 Kali
ABOUT BALI
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar