Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 20 Juni 2026
Guru Sering Jadi Korban Politik
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Hasil Penelitian Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) menemukan lebih dari 1000 guru menjadi korban politik saat pemilihan kepala daerah, baik pada tingkat provinsi maupun kabupaten kota.Laporan adanya guru yang menjadi korban politik pemilihan kepala daerah ini diterima PGRI hampir dari seluruh provinsi di Indonesia.
Ketua Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Sulistyo pada keteranganya usai pembukaan Konferensi PGRI Bali di Denpasar, Jumat (18/6) menyatakan guru yang menjadi korban politik sering menerima perlakuan pelecehan hanya karena tidak mendukung salah satu kandidat.
Padahal guru sebagai pegawai negeri dibatasi perannya dalam pemilihan umum oleh undang-undang. Ketika guru diketahui tidak memberikan dukungan pada yang terpilih maka dia akan mengalami perlakuan yang sangat mengganggu profesi mereka, ucap Sulistyo.Ketua Pengurus Besar PGRI Sulistyo berharap pemerintah membuat suatu manajemen khusus bagi guru sehingga guru tidak menjadi korban politik.
Disisi lain para calon kepala daerah sering mengumbar janji untuk memberikan kesejahteraan pada guru. (mlt)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun