Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 30 Juli 2026
Tiga PLTG di Bali Dioperasikan Dengan Solar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Perusahaan Listrik Negara (PLN) merekomendasikan kepada Gubernur Bali untuk membangun pelabuhan gas di Bali. Pembangunan pelabuhan gas ini bertujuan untuk mempermudah suplay gas ke Bali terutama untuk memenuhi kebutuhan gas dari 3 pembangkit listrik tenaga gas (PLTG) yang ada di Bali.
Ketiga PLTG tersebut diantaranya PLTG Pemaron, Gilimanuk dan Pesanggaran.General Manager PLN Distribusi Bali Dadan Kurnia Dipoera pada keterangannya di Renon, Rabu (7/7)
menjelaskan akibat tidak adanya pelabuhan gas di Bali menyebabkan 3 PLTG di Bali tidak pernah mendapatkan pasokan gas.Kondisi tersebut yang menyebabkan ke-3 PLTG tersebut terpaksa dioperasionalkan dengan menggunakan solar.Dari 553 MW daya mampu kita hamper 300 MW itu kita membakar solar, makanya saya merekomendasikan kepada gubernur untuk membangun pelabuhan gas, ucap Dadan Kurnia Dipoera
General Manager PLN Distribusi Bali Dadan Kurnia Dipoera menegaskan secara rata-rata untuk mengoperasikan 3 PLTG yang menggunakan diesel di Bali, PLN harus mengeluarkan dana mencapai 6 triliyun pertahun untuk pembelian solar. Padahal jika menggunakan gas, maka akan bisa dilakukan efisiensi dana mencapai 50 persen.
Reporter: bbn/mul
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3905 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 3026 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2070 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2043 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1822 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun