Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 29 Juni 2026
Turis Belanda Ditemukan Tewas Tergantung di Hotel
BERITABALI.COM, BADUNG.
Seorang turis asing laki-laki asal negeri Belanda, Rabu petang (4/8) ditemukan tewas tergantung di sebuah hotel berbintang di kawasan Pantai Kuta Bali. Hingga kini kepolisian setempat masih menyelidiki penyebab tewasnya turis ini.
Johannes Henricus Damasus Maria Reijbroek (60), ditemukan tewas tergantung di kamar 297 Hotel Kuta Beach Club Jalan Bakung Sari Kuta. Korban ditemukan oleh karyawan hotel yang hendak memeriksa perpanjangan sewa kamar korban.Saat ditemukan pertama kali, korban asal belanda ini dalam posisi tergantung dengan seutas tali di plafon kamar. Kaki dan tangan korban dalam posisi terikat lakban.
Waktu saya dan security buka kamar, tamu itu sudah dalam posisi tergantung. Sudah tewas, kata Ngakan Made Aryana, karyawan hotel yang menemukan korban.Pasca penemuan jenazah, jajaran Poltabes Denpasar dan Polsek Kuta melakukan olah tempat kejadian peristiwa atau TKP di lokasi kejadian. Selain memeriksa kondisi tubuh korban, petugas juga memeriksa beberapa orang saksi yang ada di hotel.
Dari hasil pemeriksaan sementara, di dekat tubuh korban ditemukan secarik kertas yang berisi sebuah pesan untuk menghubungi seseorang bernama Nigel lengkap dengan nomor telponnya. Kertas ini kemudian diamankan polisi sebagai barang bukti dan bahan penyelidikan selanjutnya.
Kita masih menyelidiki kasus ini. Kita belum bisa memastikan penyebab tewasnya turis asing ini, apakah karena bunuh diri atau sebab lain. Masih kita selidiki, jelas AKP Wimboko, Kapolsek Kuta.Hingga berita ini dibuat, proses penyelidikan TKP kasus ini masih terus dilakukan. Sementara jenazah korban dengan nomor paspor NY681K684 ini akan dibawa ke RSUP Sanglah Denpasar untuk diotopsi.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun