Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 29 September 2026
Tragedi Gerak Jalan, SMAN 2 Amlapura Evaluasi Kesehatan Siswa
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
SMA Negeri 2 Amlapura akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kesiapan siswa sebelum mengikuti kegiatan gerak jalan maupun perlombaan yang membutuhkan aktivitas fisik berat.
Evaluasi tersebut dilakukan sebagai pembelajaran setelah meninggalnya siswa SMAN 2 Amlapura, I Gede Abdi Cahyanata Wiguna, yang sebelumnya mengikuti gerak jalan 17 kilometer putra dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Karangasem.
Kepala SMA Negeri 2 Amlapura, I Wayan Puja Astawa, mengatakan evaluasi tidak hanya akan dilakukan dari sisi internal sekolah. Pihaknya juga berencana berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan untuk memastikan kondisi kesehatan siswa sebelum mengikuti kegiatan yang menguras stamina.
Selain pemeriksaan kesehatan, komunikasi antara sekolah dengan orang tua dan siswa akan diperkuat. Sekolah akan menggali informasi mengenai riwayat kesehatan, kondisi fisik, serta keluhan yang mungkin dirasakan siswa menjelang perlombaan.
"Kejadian ini kami jadikan sebagai pembelajaran. Kami tidak menyangka, karena baik hasil komunikasi dengan orang tua dan siswa itu sendiri tidak ada yang menyebutkan almarhum memiliki riwayat penyakit atau keluhan kesehatan menjelang perlombaan dimulai,” ujar Puja Astawa saat dikonfirmasi, Kamis (13/8/2026).
Puja menilai langkah evaluasi menjadi penting karena kegiatan gerak jalan dengan jarak cukup jauh membutuhkan kondisi fisik yang prima. Faktor cuaca dan tekanan selama perlombaan juga dapat memengaruhi daya tahan peserta.
Karena itu, sekolah ingin memastikan kesiapan siswa secara lebih menyeluruh sebelum mereka mengikuti kegiatan dengan aktivitas fisik berat.
Sebelumnya, Abdi mengikuti lomba gerak jalan 17 kilometer putra dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Karangasem.
Saat perlombaan berlangsung, kondisi Abdi dilaporkan menurun hingga kemudian mendapatkan penanganan. Namun, nyawanya tidak berhasil diselamatkan.
Kepergian siswa tersebut meninggalkan duka mendalam bagi keluarga besar SMAN 2 Amlapura. Guru, siswa, serta keluarga sekolah turut merasakan kehilangan atas meninggalnya Abdi.
Selain menyampaikan belasungkawa, teman-teman almarhum juga menunjukkan kepedulian dengan menggalang donasi. Bantuan tersebut nantinya akan diserahkan kepada keluarga saat prosesi kremasi yang dijadwalkan berlangsung pada Senin mendatang.
Pada Kamis (13/8/2026), seluruh guru SMAN 2 Amlapura juga mendatangi rumah duka. Kehadiran para guru menjadi bentuk penghormatan sekaligus dukungan moril kepada keluarga yang ditinggalkan.
Tragedi tersebut sekaligus menjadi bahan evaluasi bagi sekolah untuk memperkuat persiapan kesehatan dan komunikasi dengan siswa serta orang tua sebelum kegiatan olahraga atau perlombaan fisik digelar.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8519 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5866 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3681 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2511 Kali
ABOUT BALI
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar