Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Eksekusi Paroki Santo Paulus Ricuh

Selasa, 24 Agustus 2010, 18:39 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BULELENG.

Eksekusi Pengurus Paroki Gereja Santo Paulus di Jalan Kartini Singaraja berlangsung ricuh. Pastor Yohanes Tanumiarja di evakuasi paksa meninggalkan Gereja bersama sejumlah pengikutnya. 

Eksekusi Romo Yohanes Tanumiarja yang telah dicabut Yuridiksinya sebagai Pastor di Gereja Santo Paulus Singaraja, Selasa (24/8) oleh Keuskupan Denpasar akhirnya dievakuasi secara paksa. Beberapa pengikutnya juga diusir dari lokasi Gereja Santo Paulus Singaraja.Evakuasi itu berlangsung tegang dan mengakibatkan beberapa orang mengalami luka-luka.

Pengambil alihan Paroki Gereja Santo Paulus Singaraja secara paksa itu diawali dengan kedatangan keuskupan Denpasar bersama puluhan umat lainnya. Namun saat melihat pintu gerbang dikunci dari dalam, sejumlah umat tersebut emosi dan mendobrak pintu pagar termasuk melakukan sweeping dalam areal gereja.

Sweeping yang dilakukan umat Katolik tersebut untuk mencari Romo Yohanes Tanumiarja dan sejumlah pengikutnya. Aksi sweeping itu mengakibatkan seorang bocah bernama Aurel (5) harus dilarikan ke Rumah Sakit lantaran bagian kepalanya mengalami luka.

Setelah beberapa pengikut setia Romo Yan Tanumiarja diamankan oleh Keuskupan Denpasar, sejumlah umat akhirnya menemukan Romo Yan Tanumiarja bersembunyi di salah satu ruangan di belakang gereja.Romo Yan Tanumiarja tetap bertahan sehingga dievakuasi secara paksa.

“Eksekusi yang dilakukan tersebut berdasarkan keputusan pencabutan Yuridiksi Romo Yan Tanumiarja sebagai Pastor di Gereja Santo Paulus Singaraja, berbagai langkah damai telah dilakukan Keuskupan Denpasar termasuk upaya hukum, namun tidak berhasil sehingga dilakukan upaya menurut cara Gereja Katolik untuk menyelesaikan permasalahan yang terjadi,” ungkap Direktur Pusat Keuskupan Denpasar, Romo Herman Yoseph Babey.

 

Hingga malam hari suasana di areal Gereja Santo Paulus Singaraja masih tegang, demikian juga lintasan Jalan Kartini Singaraja masih ditutup polisi untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/sas



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami