Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 April 2026
Bupati Winasa Mangkir Panggilan Polisi
Beritabali.com, Denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Bupati Jembrana I Gde Winasa tersangka dugaan kasus korupsi pengadaan pabrik kompos di Jembrana, tidak memenuhi panggilan penyidik Tindak Pidana Korupsi Direktorat Reskrim Polda Bali. Alasannya, Bupati berkumis ubanan ini sedang menjadi pembicara di Universitas Arilangga (Unair), Surabaya.
Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol Gde Sugianyar mengatakan, rencana pemeriksaan terhadap Winasa, pada Kamis (7/10) siang, batal setelah yang bersangkutan berhalangan hadir.
Pemeriksaan terhadap yang bersangkutan belum bisa dilakukan karena beralasan menjadi pembicara di Unair Surabaya, tegasnya, pada Kamis (07/10)
Dikatakannya, batalnya pemeriksaan setelah Bupati Winasa mengirimkan surat pemberitahuan yang dikirim ke Direktorat Reskrim Polda Bali, pada Rabu 6 Oktober 2010. Di dalam surat pemberitahuan itu, Bupati Winasa bersedia diperiksa tanggal 19 Oktober nanti.
Dalam surat pemberitahuan, yang bersangkutan menyatakan siap menghadiri pemeriksaan pada 19 Oktober nanti, terangnya.
Menurut Sugianyar, seiring penetapan Winasa sebagai tersangka dugaan korupsi pengadaan kompos, kepolisian juga telah melayangkan surat pencekalan terhadap Bupati Jembrana kepada pihak Imigrasi Denpasar.
Ada kabar yang bersangkutan study banding ke Jepang. Surat pencekalan berlaku selama 20 hari, beber mantan Kapolres Balikpapan ini.
I Gde Winasa, selaku Bupati Jembrana resmi ditetapkan sebagai tersangka dalam dugaan korupsi penggandaan kompos sejak Jumat 1 Oktober 2010 lalu. Akibat korupsi kompos tersebut, Negara dirugikan sebesar Rp 2,3 milyar. (spy)
Reporter: bbn/sin
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3814 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1760 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang