Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




PLN Diharapkan Tidak Pukul Rata

Beritabali.com, Denpasar

Sabtu, 6 November 2010, 13:22 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Yayasan Lembaga Perlindungan Konsumen (YLPK) Bali merekomendasikan kepada Perusahaan Listrik Negara (PLN) untuk tidak memberlakukan kebijakan pukul rata dalam pemasangan listrik prabayar atau sistem Pulsa.

YLPK bahkan merekomendasikan agar PLN tetap menyediakan sambungan reguler atau sistem konvensional bagi masyarakat kelas menengah kebawah.

Direktur YLPK Bali Putu Armaya pada keterangannya di Denpasar, Sabtu (6/11) menegaskan listrik prabayar pada dasarnya lebih mahal dari listrik konvensional, sehingga sangat tidak layak diberikan pada masyarakat kecil. Seharusnya listrik prabayar dikhususkan pada masyarakat kelas menengah keatas.


Menurut Armaya, pemberlakuan sambungan listrik prabayar juga terkesan dipaksakan, mengingat pemberlakuan program listrik prabayar tidak disertai dengan penyediaan layanan pembelian kartu prabayar yang memadai.



Tingkat penyediaan pulsa listrik ini harus lebih menyeluruh, paling tidak PLN harus mempermudah masyarakat mencari kartu listrik prabayar ini, tegas Putu Armaya.

Direktur YLPK Bali Putu Armaya menambahkan dalam implementasi listrik prabayar PLN juga transparan, sebab selama ini cukup banyak pelanggan yang belum mendapatkan akses listrik. Dimana berdasarkan data PLN jumlah daftar tunggu pelanggan di Bali mencapai sekitar 65 ribu pelanggan. (Mlt)

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/rob



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami