Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 31 Juli 2026
PLN Diharapkan Tidak Pukul Rata
Beritabali.com, Denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Yayasan Lembaga Perlindungan Konsumen (YLPK) Bali merekomendasikan kepada Perusahaan Listrik Negara (PLN) untuk tidak memberlakukan kebijakan pukul rata dalam pemasangan listrik prabayar atau sistem Pulsa.
YLPK bahkan merekomendasikan agar PLN tetap menyediakan sambungan reguler atau sistem konvensional bagi masyarakat kelas menengah kebawah.
Direktur YLPK Bali Putu Armaya pada keterangannya di Denpasar, Sabtu (6/11) menegaskan listrik prabayar pada dasarnya lebih mahal dari listrik konvensional, sehingga sangat tidak layak diberikan pada masyarakat kecil. Seharusnya listrik prabayar dikhususkan pada masyarakat kelas menengah keatas.
Menurut Armaya, pemberlakuan sambungan listrik prabayar juga terkesan dipaksakan, mengingat pemberlakuan program listrik prabayar tidak disertai dengan penyediaan layanan pembelian kartu prabayar yang memadai.
Tingkat penyediaan pulsa listrik ini harus lebih menyeluruh, paling tidak PLN harus mempermudah masyarakat mencari kartu listrik prabayar ini, tegas Putu Armaya.
Direktur YLPK Bali Putu Armaya menambahkan dalam implementasi listrik prabayar PLN juga transparan, sebab selama ini cukup banyak pelanggan yang belum mendapatkan akses listrik. Dimana berdasarkan data PLN jumlah daftar tunggu pelanggan di Bali mencapai sekitar 65 ribu pelanggan. (Mlt)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3920 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 3124 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2115 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2062 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun