Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 April 2026
Gagal Akibat Kegagalan Implementasi Perda
Beritabali.com, Renon
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Hasil Analisis Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Udayana menunjukkan kegagalan penanggulangan rabies di Bali salah satunya karena Bali gagal mengimplementasikan peraturan daerah (perda) no. 15 tahun 2009 tentang penanggulangan rabies.
Padahal dalam perda penanggulangan rabies langkah-langkah penanggulangan rabies di Bali sudah sangat detail dijabarkan. Namun kenyataanya pada tingkat lapangan tidak terimplementasi.
Peneliti rabies Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Udayana Prof Dr. I Gusti Ngurah Mahardika pada keteranganya di Renon (16/12) menyatakan implementasi perda penanggulangan rabies pada tingkat kabupaten hingga tingkat desa sama sekali tidak dijalankan. Salah satu buktinya dalam hal penyediaan tempat karantina bagi anjing-anjing yang diliarkan.
�Perda itu sudah setahun lebih tetapi implementasinya belum maksimal. Seperti bagaimana penyediaan tempat karantina, dananya dari mana? Ucap Prof Dr. I Gusti Ngurah Mahardika.
Peneliti rabies Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Udayana Prof Dr. I Gusti Ngurah Mahardika menyebutkan dalam satu bulan terakhir kasus gigitan anjing di Bali kini mulai mengalami penurunan dari sebelumnya sebanyak 160 kasus gigitan menjadi 127 kasus gigitan perhari. Penurunan kasus gigitan ini diperkirakan akibat penurunan jumlah populasi anjing di Bali. (mlt)
Reporter: -
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3814 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1760 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang