Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Istri Pensiunan Pilot Inggris Tewas Dibunuh

Rabu, 19 Januari 2011, 20:15 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Perumahan Umalasari nomor 7A, sebelah Bale Banjar Umasari, Kerobokan Kelod, Kuta Utara, pada Rabu (19/01) geger. Lusiana (46), istri dari pensiunan pilot warga Inggris bernama David Bulger, ditemukan tewas bersimbah darah dalam kamar.

Kondisi korban sangat mengenaskan. Saat kali pertama ditemukan oleh pembantu rumah tangganya bernama Sumiyati. Mayat korban asal Jambi itu ditemukan dalam posisi terlentang di bawah tempat tidur. Saat diinterogasi polisi di lokasi kejadian, Sumiyati menerangkan, dia masuk ke kamar majikannya untuk bersih bersih sekitar pukul 09.00 Wita.

Sebelum menemukan majikannya tewas, Sumiyati heran melihat kamar majikannya gelap. Pintunya pun terkunci dari dalam. Setelah didobrak dari luar, lampu di dalam kamar mati. Ketika lampu dihidupkan, saksi kaget melihat majikannya terkapar tewas. “Saya lihat ibu di bawah kasur dengan kepala bersimbah darah,” ujarnya.

Sumiyati yang telah bekerja selama dua tahun di rumah korban itu menjelaskan, setelah melihat korban tewas, dia pun meminta pertolongan warga setempat. Diduga kuat korban dihabisi oleh pelaku pada pagi hari. Sebab, pukul 00.15 Wita korban masih berkomunikasi dengan orang bernama Daud dan Soraya via facebook. Kedua sahabatnya itu mengaku tidak ada firasat apapun yang terjadi pada korban.

“Soalnya, jam dua belas lebih kami masih comment-comment di facebook. Kami saling canda karena dia (korban) orangnya humoris dan suka bercanda. Kalau saya sebelum jam dua belas saya sudah off,” ungkap Soraya. “Kalau saya, jam dua belas lebih lima belas menit baru saya off karena udah mengantuk, sedangkan dia masih on line,” sambung Daud

Sementara itu, aparat kepolisian Polsek Kuta Utara dan Polres Badung dibantu dengan tim identifikasi Polres Badung langsung turun kelokasi kejadian. Berselang empat jam melakukan olah TKP (tempat kejadian perkara), polisi menyimpulkan bahwa korban tewas akibat modus pencurian disertai pembunuhan.

“Kita menyimpulkan bahwa korban tewas akibat dibunuh, “ kata Kasat Reskrim Polres Badung AKP Soma Adnyana. Di lokasi kejadian, Kasat Reskrim Polres Badung AKP Soma menduga bahwa korban tewas dibunuh. Hal itu mengemuka setelah pihaknya menemukan luka memar ditubuh korban.

Soma mengatakan, luka memar itu terdapat di bagian kepala ada luka keras akibat hantaman benda tumpul dan sekitar punggung. “Leher korban patah,” jelasnya. Dugaan perampokan ini diketahui setelah pihaknya tidak menemukan harta benda di rumah korban. Yakni, satu buah Hp blackbery dan satu buah laptop hilang.

“Barang barang korban hilang didalam rumah,” terangnya. Soma menduga pelaku pembunuhan ini orang yang mengenal korban. Diduga pula bahwa pelakunya masuk dengan cara mudah. Tidak ada kerusakan baik pintu atau jendela. “Pembunuhan ini terjadi pada malam hari pada saat korban lengah,” jelasnya. Guna mengerucutkan penyelidikan, kepolisian masih menunggu hasil otopsi dari RS Sanglah. Nantinya akan diketahui penyebab kematian korban.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/bgl



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami