Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 21 September 2026
Satu Setengah Jam, Dua Tewas Di Jalur Setan
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Jalan raya jurusan Denpasar-Gilimanuk memang benar-benar jalur setan bagi para penggunanya. Bahkan hanya dalam tempo 1,5 jam, dua nyawa melayang di jalur Jawa-Bali tersebut.Lakalantas pertama terjadi di km 85 tepatnya di Dusun Tembles, Penyaringan, Mendoyo pada Sabtu (29/1) malam sekitar pukul 23.00 wita.
Lakalantas maut ini berawal dari mobil Toyota Avanza DK 1244 QM yang dikemudikan Kadek Prapta Surya Wesnawa (26), seorang PNS warga Dusun Berawan Salak, Banyubiru, Negara yang melaju dari arah timur.
Ketika memasuki TKP dengan medan tikungan landai ke kanan, Avanza yang mengangkut keluarga itu tersebut oleng dan masuk ke jalur kanan. Pada saat bersamaan dari arah berlawanan, muncul truk DK 9416 AO yang dikemudikan Iskandar (40), warga Kalibaru, Banyuwangi, sehingga tabrakan tidak terhindarkan.
Akibatnya Niken Herawati (23), istri Wesnawa yang juga PNS Pemkab Jembrana tewas di TKP setelah kepalanya pecah dan luka robek di bibir bawah dan kepala sampai mata kanannya mengalami luka robek.
"Akibat benturan keras, kepala korban pecah dan meninggal di tempat," ujar Kasat Lantas Polres Jembrana, AKP I Nyoman Nuryana, saat mendampingi Kapolres Jembrana, AKBP Irfing Jaya, Minggu (30/1).
Sementara Ni Luh Kamar Asih (51) dan Putu Gede Tumulia Esnawa, yang keduanya juga PNS dan orang tua Wesnawa serta Wesnawa sendiri hanya mengalami luka lecet.Berselang satu setengah jam kemudian, giliran Ketut Raka (40) menjadi tumbal di jalur setan setelah mengalami lakalantas di km 60 tepatnya di Dusun Dauh Tukad, Pengeragoan, Pekutatan.
Warga Dusun Pengeberengan. Lumbung, Selemadeg Barat, Tabanan ketika itu mengendarai motor Suzuki DK 3169 GI dan membonceng Made Heri Susanto (45) melaju dari arah barat.
Setibanya di TKP Raka tidak melihat ada truk L 8012 ZO yang keluar dari tempat parkirnya dan diatur oleh petugas parkir mempergunakan lampu pengatur lalu lintas. Karena kaget Raka banting stang ke kanan sehingga membuat motornya oleng lalu menabrak minibus KT 1177 AL yang berhenti untuk memberikan truk itu keluar.
Akibat kerasnya benturan dengan minibus yang dikemudikan Eko Winarno (50) asal Nusa Dua, Badung, Raka tewas di TKP dengan leher patah dan kepalanya robek. "Sementara Made Heri Susanto yang dibonceng mengalami luka di pelipis dan lecet pada lutut kanannya," terang Nuryana.
Reporter: bbn/dey
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8184 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5684 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3552 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2403 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan