Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 22 Agustus 2026
Kangen Ibu, Anak Nekad Gantung Diri
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Kangen dengan ibunya yang bekerja di Taiwan, seorang perempuan berusia 21 tahun, Eka Agustina (21) nekad gantung diri di dalam gudang merangkap kamar, pada Minggu (27/02) malam.
Ulah pati ini dilakukannya setelah bibinya pergi merayakan imlek di Hotel Grand Bali Beach (GBB), Sanur. Menurut Kapolsek Denpasar selatan AKP Leo Marthin Pasaribu SiK, sekitar pukul 18.30 Wita, Chie Lie Sing Banti, bibi dari Eka Agustina berangkat ke GBB hendak merayakan imlek bersama anaknya yang bernama Imelda Sutoyo (16).
Usai imlek sekitar pukul 23.00 Wita, mereka pun pulang. Sesampainya di rumah, mereka tidak menemukan Eka Agustina. Dicari kemana mana, sosok yang bersangkutan tidak kelihatan. Tatkala dicari didalam gudang yang merangkap sebagai kamar pembantu, kedua saksi curiga karena pintu sulit dibuka.
"Pintu sulit dibuka karena terhalang sesuatu dan akhirnya korban ditemukan gantung diri," terangnya. Saat pintu dibuka, mereka kaget melihat korban gantung diri dengan seutas tali rapia warna hitam. Korban gantung diri dengan mengenakan baju tidur warna putih corak kembang kembang. Keluarga dan warga setempat langsung membawa jasad korban ke RSUP Sanglah.
Kepada polisi, bibi korban Chie Lie Sing Banti mengatakan, awalnya mereka tidak curiga atas prilaku nekad korban. Namun, mereka pun mengakui bahwa korban sempat diajak ke GBB tapi korban menolak dengan alasan tidak enak badan. Hanya saja, mereka menduga bahwa korban nekad mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri karena rasa kangen terhadap ibunya.
Selama ini korban sering mengeluh ingin bertemu dengan ibunya yang bekerja di Taiwan. Wajar saja, korban sendiri tidak memiliki ayah lagi karena sudah meninggal dan dia hanya dititipkan ke bibinya. "Pernah ibunya diminta pulang untuk menjaga korban, tapi ibunya tidak mau pulang karena masih kerja di Taiwan," ungkapnya didampingi Kanitreskrim Iptu Pandji Ramadan.
Kapolsek mengatakan, tidak ada kekerasan ditemukan ditubuh korban. Namun, pihaknya berencana akan melakukan otopsi terhadap jasad korban. Hal ini dilakukan guna memastikan bahwa korban murni gantung diri. "Kita akan otopsi guna memastikan penyebab kematian korban," tegasnya.
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4614 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2418 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2073 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1674 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1115 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun