Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 8 Mei 2026
Kangen Ibu, Anak Nekad Gantung Diri
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Kangen dengan ibunya yang bekerja di Taiwan, seorang perempuan berusia 21 tahun, Eka Agustina (21) nekad gantung diri di dalam gudang merangkap kamar, pada Minggu (27/02) malam.
Ulah pati ini dilakukannya setelah bibinya pergi merayakan imlek di Hotel Grand Bali Beach (GBB), Sanur. Menurut Kapolsek Denpasar selatan AKP Leo Marthin Pasaribu SiK, sekitar pukul 18.30 Wita, Chie Lie Sing Banti, bibi dari Eka Agustina berangkat ke GBB hendak merayakan imlek bersama anaknya yang bernama Imelda Sutoyo (16).
Usai imlek sekitar pukul 23.00 Wita, mereka pun pulang. Sesampainya di rumah, mereka tidak menemukan Eka Agustina. Dicari kemana mana, sosok yang bersangkutan tidak kelihatan. Tatkala dicari didalam gudang yang merangkap sebagai kamar pembantu, kedua saksi curiga karena pintu sulit dibuka.
"Pintu sulit dibuka karena terhalang sesuatu dan akhirnya korban ditemukan gantung diri," terangnya. Saat pintu dibuka, mereka kaget melihat korban gantung diri dengan seutas tali rapia warna hitam. Korban gantung diri dengan mengenakan baju tidur warna putih corak kembang kembang. Keluarga dan warga setempat langsung membawa jasad korban ke RSUP Sanglah.
Kepada polisi, bibi korban Chie Lie Sing Banti mengatakan, awalnya mereka tidak curiga atas prilaku nekad korban. Namun, mereka pun mengakui bahwa korban sempat diajak ke GBB tapi korban menolak dengan alasan tidak enak badan. Hanya saja, mereka menduga bahwa korban nekad mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri karena rasa kangen terhadap ibunya.
Selama ini korban sering mengeluh ingin bertemu dengan ibunya yang bekerja di Taiwan. Wajar saja, korban sendiri tidak memiliki ayah lagi karena sudah meninggal dan dia hanya dititipkan ke bibinya. "Pernah ibunya diminta pulang untuk menjaga korban, tapi ibunya tidak mau pulang karena masih kerja di Taiwan," ungkapnya didampingi Kanitreskrim Iptu Pandji Ramadan.
Kapolsek mengatakan, tidak ada kekerasan ditemukan ditubuh korban. Namun, pihaknya berencana akan melakukan otopsi terhadap jasad korban. Hal ini dilakukan guna memastikan bahwa korban murni gantung diri. "Kita akan otopsi guna memastikan penyebab kematian korban," tegasnya.
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 833 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 714 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 536 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 515 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik