Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 April 2026
Bali Harus Evaluasi Pajak Sawah
BERITABALI.COM, BADUNG.
Pemerintah provinsi Bali diminta untuk mengevalusi ulang besaran pajak tanah sawah yang dibebankan kepada petani pemilik sawah. Sebab pajak sawah yang tinggi menyebabkan petani berpikir untuk menjual lahan sawahnya.
[pilihan-redaksi]
Ketua Umum SPI Henry Saragih pada keterangannya di Nusa Dua, Kamis (10/3) menyatakan seharusnya ada perbedaan pajak tanah sawah dengan tanah hotel, walaupun lokasinya sama. Hal ini untuk dapat tetap mempertahankan sektor pertanian Bali dan tanah pertanian Bali yang semakin sedikit.
Henry Saragih bahkan merekomendasikan kepada Bali untuk menghentikan pembangunan fasilitas pendukung pariwisata, guna menahan laju alih fungsi lahan di Bali.
"Dan memang melarang industri-industri hotel yang skala luas. Misalnya main golf, gak usah ada di Bali, kalau main golf cari pulau lain. Gak mesti di Bali main golf, saya terus terang mengatakan, itukan industri haram," tegas Henry Saragih.
Henry Saragih berharap Bali tetap mampu mempertahankan sektor pertanian dan tidak tergantung pada sektor pariwisata. Apalagi industri pariwisata sangat sensitif terhadap situasi.
Reporter: bbn/mul
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3808 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1750 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang