Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 6 November 2026
Diakibatkan Oleh Perubahan Pola Tanam
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Hasil analisis Badan Lingkungan Hidup (BLH) Bali, menyebutkan kasus meluapnya air danau Tamblingan di Kabupaten Buleleng terjadi salah satunya akibat perubahan pola tanam di daerah resapan air di hulu danau. Apalagi ditambah dengan peningkatan intensitas hujan yang terjadi di kawasan tersebut sejak awal tahun lalu.
[pilihan-redaksi]
Kepala BLH Bali Anak Agung Alit Sastrawan saat ditemui Beritabali.com di Renon, Kamis (24/3) mengungkapkan perubahan jenis tanaman dari tanaman taunan menjadi tanaman semusim di daerah hulu sungai telah menyebabkan tingginya debit aliran air permukaan yang menuju danau. Disisi lain aliran air permukaan juga membawa endapan yang menyebabkan danau menjadi semakin dangkal.
"Pola bercocok tanam yang tidak sesuai dengan kaidah-kaidah konservasi, itu memang terjadi dan mengakibatkan meningkatnya erosi, dengan demikian pada dasar danau kemungkinan terjadi sedimentasi, oleh karena itu daya tampung dana kemungkinan menurun," jelas Anak Agung Alit Sastrawan.
Alit Sastrawan mengakui sedang merencanakan untuk melakukan pengerukan dasar danau guna mengurangi endapan di dasar danau. berdasarkan data Kantor Lingkungan Hidup (KLH) Buleleng, tahun 1980-an cakupan Danau Tamblingan memiliki luas 9,2 km persegi. Kemudian, airnya menyusut hingga luas cakupan Danau Tamblingan tinggal hanya 1,15 km persegi.
Namun kini Danau Buyan di Desa Pancasari, Kecamatan Sukasada, Buleleng juga ikut meluap sejak Februari 2011 lalu. Akibatnya, ratusan hektare lahan terendam air.
Reporter: bbn/mul
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 625 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 508 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan