Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Ketua PN Singaraja Dilaporkan ke KY
BERITABALI.COM, BULELENG.
Ketua Pengadilan Negeri Singaraja Made Sujana dilaporkan ke Komisi Yudisial (KY) RI di Jakarta terkait dugaan uang vonis sebesar 300 juta rupiah atas putusan Bandar Togel Luh Mas saat dalam proses hokum sebelumnya oleh LSM Gema Nusantara.
[pilihan-redaksi]
Terungkapnya jual beli putusan di Pengadilan Negeri Singaraja itu menyusul penangkapan kembali Bandar Togel Luh Mas warga Desa Lokapaksa Kecamatan Seririt oleh Dit Intelkam Polda Bali, Luh Mas mengungkapkan itu di hadapan penyidik Polda Bali dimana untuk kali ketiga dirinya ditangkap dan disidang dalam perkara judi Togel di Pengadilan Negeri Singaraja.
Saat itu Luh Mas menyuap majelis hakim yang menyidangkannya. Ironisnya, majelis hakim itu diketuai langsung oleh Made Sujana yang Ketua Pengadilan Negeri Singaraja. Saat itu Luh Mas divonis tiga bulan dengan membayar 300 juta rupiah kepada majelis hakim.
"Dengan pengakuan secara gamblang dari tersangka Luh Mas, terdapat petunjuk yang sangat jelas dari apa yang dilakukan oleh Ketua Pengadilan Negeri Singaraja Made Sujana, SH, telah melakukan tindak pidana korupsi atau menerima suap dari terdakwa Togel Luh Mas sebesar 300 juta rupiah, sehingga Luh Mas diputus tiga bulan penjara potong masa tahanan," ungkap Ketua LSM Genus Antonius Sanjaya Kiabeni, bersama empat aktivis LSM Genus yakni Ketut Yasa, Tjhie Su Liong, Dewa Putu Ardhika dan Gede Komang.
Dalam suratnya bernomor: 27/GENUS/III/2011 tertanggal 27 Maret 2011 kepada Ketua Komisi Yudisial RI di Jakarta, LSM Genus memaparkan terjadinya kasus jual beli putusan atau vonis di Pengadilan Negeri Singaraja.
"Jadi, sekali palu diketok oleh Ketua Pengadilan Negeri Singaraja sama dengan 300 juta rupiah. Coba dibayangkan, berapa kali palu putusan diketok selama menjabat dan atau menyidangkan perkara di Pengadilan Negeri Singaraja? Tampaknya masyarakat bisa hitung sendiri atau dilihat di registrasi di kantor Pengadilan Negeri Singaraja," ujar Antonius Kiabeni.
Dalam suratnya juga LSM Genus mendesak Komisi Yudisial RI segera menindaklanjuti pengakuan Luh Mas yang telah menyuap Ketua Pengadilan Negeri Singaraja dalam perkara judi togel sebesar 300 juta rupiah.
Reporter: bbn/psk
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5933 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2617 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2272 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan