Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 2 Mei 2026
Puluhan Ekor Ayam Mati Mendadak
BERITABALI.COM, BULELENG.
Flu Burung kembali mengancam Buleleng. Puluhan ekor ayam ditemukan mati mendadak di dua lokasi berbeda.Berdasarkan data yang dihimpun dari sejumlah informasi menyebutkan, dua wilayah yang dicurigai telah dirambah virus flu burung itu berada di Kecamatan Gerokgak dan Kecamatan Buleleng. Secara tiba-tiba, puluhan ekor ayam milik warga mati secara mendadak.
"Di desa Patas Kecamatan Gerokgak ayam mati sebanyak enam ekor, sedangkan di Kelurahan Banyuning Kecamatan Buleleng ayam yang positif terkena flu burung sebanyak 17 ekor, ini masih kita lakukan identifikasi dan pemeriksaan," ungkap Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Buleleng Putu Merthajiwa, Selasa (19/4) saat dikonfirmasi via handphone.
Mengantisipasi penyebaran flu burung di Kabupaten Buleleng, Dinas pertanian dan peternakan setempat telah melakukan penyemprotan pada sejumlah lokasi yang diduga rawan penyebaran virus tersebut."Antisipasi sejak awal dilakukan dengan penyemprotan di beberapa titik yang rawan dengan virus flu burung, terutama pada lokasi peternakan unggas milik warga," papar Merthajiwa.
Dengan kondisi adanya ayam mati secara mendadak, masyarakat, terutama yang memlihara unggas di Kabupaten Buleleng diminta untuk lebih waspada. Dan apabila menemukan hal-hal yang mencurigakan diharapkan memberikan informasi langsung ke Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Buleleng atau di masing-masing Kantor Kecamatan.
Reporter: bbn/psk
Berita Terpopuler
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 184 Kali
Polisi Bongkar 14 Kasus Narkoba di Badung, 15 Tersangka Ditangkap
Dibaca: 112 Kali
Gamelan Sakral Pura Dalem Panji Anom di Buleleng Dicuri, Krama Resah
Dibaca: 107 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang