Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 3 November 2026
Bupati Geredeg: Itu Hanya Sambilan
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Pengambilan pasir laut kian semakin marak di pesisir pantai di Kabupaten Karangasem. Salah satunya di Desa Bug-Bug di depan Balai produksi induk udang unggul dan kekerangan di Karangasem.
Namun Bupati Karangasem, Wayan Geredeg mengakui mengalami kesulitan dalam menanggulangi aksi pencurian pasir laut oleh masyarakat tersebut. Apalagi pencurian pasir laut tersebut dilakukan oleh masyarakat yang bermukim di pesisir pantai.
Menurut Geredeg, dari beberapa kali dilakukan penertiban tetap saja pencurian pasir laut dilakukan oleh masyarakat. Bahkan masyarakat yang tertangkap tangan mengambil pasir laut meminta diberikan mata pencaharian lain sebagai tumpuan hidup.
”Namanya isi perut masyarakat, kadang-kadang kita sulit berbicara terlalu ekstrem terhadap masyarakat, ya tentu kita melihat sebuah irama. Pertanyaan mereka pasti, tolong pak berikan saya pekerjaan, karena mereka hanya punya keahlian seperti itu. Saya kira itu hanya sebagai sambilan saja,” ujar Wayan Geredeg. Bupati Karangasem, Wayan Geredeg mengakui selama ini retribusi dari penambangan galian C seperti pasir dan batu merupakan sumber pemasukan PAD terbesar bagi Kabupaten ujung Timur Bali tersebut. Pada tahun lalu dari Rp. 62 Milyar pemasukan PAD hampir lebih dari 50 persen bersumber dari retribusi galian C.
Sedangkan Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan I Ketut Artama mengakui kesulitan penertiban karena terbatasnya biaya operasional. Selain itu pengambilan pasir merupakan kebutuhan masyarakat semata dan wilayah pengambilan juga wilayah desa adat.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 556 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 419 Kali
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 418 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan