Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 2 Juli 2026
15 Korban Dipulangkan Ke Sepeken Madura
Beritabali.com, Singaraja
BERITABALI.COM, BULELENG.
Penanganan terhadap korban tenggelamnya Kapal Layar Motor, KLM Mutiara Biru yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Buleleng melalui Dinas Sosial telah dilakukan dengan memulangkan 15 korban ke Sepeken Madura.
Sebanyak 15 penumpang dan awak KLM Mutiara Biru yang tenggelam di Perairan Laut Buleleng, Selasa (24/5) akhirnya dipulangkan ke Sepeken Madura oleh Dinas Sosial Kabupaten Buleleng. Sedangkan dua penumpang lainnya masih tetap berada di Buleleng lantaran masih menjalani perawatan di RSUD Buleleng.
Dua penumpang yang masih berada di RSUD Buleleng itu, Ifah dan suaminya tengah menjalani perawatan lantaran dalam kondisi hamil sembilan bulan.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Buleleng, Made Sukawirya mengatakan, setelah memberikan bantuan penanganan awal termasuk memberikan pelayanan kesehatan, para penumpang dan awak kapal langsung dipulangkan ke Sepeken Madura.
Tidak ada masalah terhadap para penumpang dan awak kapal itu, sehingga langsung kita pulangkan melalui jalur laut dan dua orang masih di RSUD Buleleng, penumpang yang hamil bersama suaminya, ujarnya.
Pemulangan para korban kapal tenggelam oleh Dinas Sosial Kabupaten Buleleng dilakukan setelah melakukan koordinasi dengan lintas sektoral bersama Syahbandar Pelabuhan Pendaratan Ikan, PPI Sangsit dan Polsek Sawan.
Kita melakukan korrdinasi, sehingga setelah dirasakan tidak ada masalah lagi langsung kita pulangkan, sedangkan ibu hamil
di RSUD Buleleng hanya kita berikan rekomendasi, papar Sukawirya.
Sebelumnya, KLM Mutiara Biru yang berangkat dari PPI Sangsit mengalami musibah di Perairan Laut Buleleng sekitar 10 Mil dari Pantai Desa Sangsit. Mesin penyedot air pada kapal layar itu tidak berfungsi sehingga air laut dengan cepat masuk.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun