Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 4 Mei 2026
Kera Dilarang Makan Kacang
Beritabali.com, Ubud
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Jika Anda berkunjung ke Monkey Forest Ubud, ada beberapa aturan dan larangan yang harus dipatuhi. Salah satunya dilarang memberi kacang pada kera. Apa alasannya?
Larangan memberi kera makan kacang ini sudah dipasang di loket pembelian karcis di pintu masuk utama. Selain dilarang memberi kacang juga ada beberapa larangan lain yang harus dipatuhi pengunjung seperti dilarang menyentuh dan menggoda kera, dilarang menyimpan makanan dalam tas, dan beberapa larangan lain. Semuanya bertujuan untuk menjaga keselamatan pengunjung.
Kembali ke soal larangan memberi kacang pada kera. Kenapa kacang dilarang padahal kacang merupakan salah satu makanan favorit kera? Ini ada ceritanya.
"Dulu, sebelum larangan ini berlaku, banyak kera di tempat ini yang mengalami kelebihan berat badan. Banyak kera yang kelebihan lemak terutama di bagian perut. Karena kelebihan berat badan, banyak kera yang jatuh dari pohon dan mati," jelas Ketua Pengelola Obyek Wisata Monkey Forest Ubud, Wayan Selamet (2/6/2011).
Fenomena kera yang kelebihan lemak ini kemudian diteliti oleh Central Washington University Amerika Serikat dipandu Lembaga Kajian Satwa Primata Universitas Udayana Bali. Penelitian dilakukan mulai tahun 1998 hingga tahun 2002.
Hasil penelitian menunjukkan faktor makanan merubah perilaku, berpengaruh pada kesehatan, dan menimbulkan penyakit yang berbahaya bagi kera-kera di Monkey Forest.
"Dulu sebelum ada larangan, satu ekor kera bisa makan hingga setengah kilogram kacang per harinya. Akibatnya banyak kera yang jatuh dari pohon dan mati. Setelah dilakukan cek laboratorium ternyata lemaknya sangat tinggi," ujar Selamet.
Larangan memberi kacang pada kera di Monkey Forest Ubud mulai diberlakukan secara ketat sejak 5 tahun terakhir atau sejak tahun 2006. Pihak pengelola hanya mengijinkan aneka jenis buah-buahan dan makanan lain yang bagus untuk kesehatan kera.
Obyek wisata Wanara Wana atau Ubud Monkey Forest terletak di Desa Pakraman Padangtegal, Kelurahan Ubud. Di hutan seluas 12 hektar ini, hidup sekitar 600 ekor kera yang memiliki ekor panjang dan berwarna abu (Macaques/Macaca Fascicularis).
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 404 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 355 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 350 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang