Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 14 Juni 2026
3.000 Penjaja Seks Paruh Waktu Beroperasi di Bali
Beritabali.com, Renon
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Tercatat lebih dari 3.000 wanita penjaja seks (WPS) yang bekerja secara indirect atau paruh waktu beroperasi di Bali. Hasil pemantauan lapangan KPA Bali menunjukkan para WPS paruh waktu tersebut secara umum bekerja berdasarkan orderan sehingga sering disebut sebagai cewek orderan (CO).
Ketua Pokja Humas KPA Bali Prof. Mangku Karmaya pada keteranganya di Renon, Kamis (30/7) mengungkapkan secara umum WPS paruh waktu ini memiliki pekerjaan lain yang cukup beragam, mulai dari sebagai siswa, mahasiswa hingga ibu rumah tangga.
Karena dia bekerja di salon, panti pijat, atau mungkin ibu rumah tangga, atau siswa, mahasiswa, itu yang susah. Tetapi mempunyai ciri yang lain, oleh karena mungkin punya pelanggan menengah keatas. Itu fakta menunjukkan itu ada perantara. Jadi mereka itu bawa album, mau yang ini SMP, ini SMA, ini harganya sekian, ujarnya.
Ketua Pokja Humas KPA Bali Prof. Mangku Karmaya menyampaikan di Bali tercatat sekitar lebih dari 5.000 WPS, 2.000 WPS diantaranya menjajakan seks secara langsung dan 3.000 secara tidak langsung atau paruh waktu. Dimana dari sekitar 5.000 WPS di Bali memiliki 80.000 pelanggan per tahun.
ilustrasi foto : google.com
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Kasus Penjualan Gading Gajah di Tampaksiring Masuk Tahap Penuntutan
Dibaca: 1005 Kali
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli