Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 13 September 2026
3.000 Penjaja Seks Paruh Waktu Beroperasi di Bali
Beritabali.com, Renon
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Tercatat lebih dari 3.000 wanita penjaja seks (WPS) yang bekerja secara indirect atau paruh waktu beroperasi di Bali. Hasil pemantauan lapangan KPA Bali menunjukkan para WPS paruh waktu tersebut secara umum bekerja berdasarkan orderan sehingga sering disebut sebagai cewek orderan (CO).
Ketua Pokja Humas KPA Bali Prof. Mangku Karmaya pada keteranganya di Renon, Kamis (30/7) mengungkapkan secara umum WPS paruh waktu ini memiliki pekerjaan lain yang cukup beragam, mulai dari sebagai siswa, mahasiswa hingga ibu rumah tangga.
Karena dia bekerja di salon, panti pijat, atau mungkin ibu rumah tangga, atau siswa, mahasiswa, itu yang susah. Tetapi mempunyai ciri yang lain, oleh karena mungkin punya pelanggan menengah keatas. Itu fakta menunjukkan itu ada perantara. Jadi mereka itu bawa album, mau yang ini SMP, ini SMA, ini harganya sekian, ujarnya.
Ketua Pokja Humas KPA Bali Prof. Mangku Karmaya menyampaikan di Bali tercatat sekitar lebih dari 5.000 WPS, 2.000 WPS diantaranya menjajakan seks secara langsung dan 3.000 secara tidak langsung atau paruh waktu. Dimana dari sekitar 5.000 WPS di Bali memiliki 80.000 pelanggan per tahun.
ilustrasi foto : google.com
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3337 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 793 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan