Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Tahun 1980-an Keasrian Kuta Mulai Hilang
kuta
BERITABALI.COM, BADUNG.
Pada era tahun 1980-an, keasrian pantai Kuta mulai berkurang. Pohon-pohon alami yang sebelumnya tumbuh di pinggir pantai mulai dibersihkan, termasuk pohon katang-katang yang berfungsi untuk 'menjaga' pasir pantai agar tidak mengalami abrasi. Berikut penuturan pendiri Balawista atau penyelamat Pantai Kuta, I Gde Berata, salah seorang saksi sejarah perjalanan wisata kuta sejak era tahun 1960 an.
Tahun 1984, pantai Kuta yang sebelumnya asri dan terbuka, dipagari oleh Bupati Badung waktu itu Pande Made Latra. Alasannya demi ketertiban dan keamanan pantai.
Waktu itu, kata Gede Beratha, protes bermunculan. Yang tidak setuju pantai Kuta dipagari berpendapat Pantai Kuta tidak selayaknya dipagari karena merupakan pantai untuk umum (public beach).
"Setelah diprotes, akhirnya tembok yang dibuat pemkab Badung untuk memagari Pantai Kuta kembali dibongkar sehingga pantai kembali terbuka tidak ada pagarnya," ujar Berata.
Seiring waktu, keasrian pantai Kuta pun perlahan mulai berkurang. Banyak pohon yang hilang ditebang untuk kepentingan pembangunan berbagai fasilitas pendukung pariwisata di Kuta
"Tahun 1989 semua pohon-pohon yang ada di pinggir pantai Kuta dibersihkan. Turis-turis waktu itu pada nangis melihat pohon yang sebelumnya tumbuh alami di sepanjang pantai seperti pohon katang-katang, pandan, dan padanggalak dibabat habis. Waktu itu pemerintah ingin pantai Kuta bersih," jelas Beratha.
Tahun 1980-an, Pantai Kuta berkembang menjadi kawasan wisata favorit khususnya untuk turis Australia yang ingin berselancar. Hotel berbintang dan melati mulai masuk ke kawasan ini.
Tahun 1990-an Kuta mengalami booming turis. Ribuan kamar selalu penuh dan penduduk mulai mengubah bagian depan rumahnya menjadi art shop. Mereka menjual aneka jenis souvenir dengan harga relatif murah.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4307 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1460 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 953 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 887 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 778 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun