Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 17 Agustus 2026
Keluarga Korban Masih Rasakan Dampaknya
denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Hari ini sembilan tahun peristiwa Bom Bali I tahun 2002 diperingati di Bali. Selain di monumen Ground Zero Kuta, peristiwa Bom Bali I 2002 juga diperingati di Konsulat Jenderal Australia di kawasan Renon, Denpasar.
Peringatan Bom Bali I dihadiri para keluarga korban baik yang berasal dari Indonesia maupun dari negara asing seperti Australia dan Jepang. Upacara ini mendapat penjagaan ketat dari aparat kepolisian Polda Bali.
Acara peringatan 9 tahun Bom Bali I di Konsulat Jenderal Australia ini diisi dengan upacara serta doa bersama untuk para korban.
Duta Besar Australia untuk Indonesia, Greg Moriarty, yang ikut hadir dalam upacara menyatakan, meski sudah terjadi sembilan tahun lalu, namun peristiwa Bom Bali I di Kuta tidak mudah hilang dari ingatan, terutama bagi keluarga korban.
“Untuk itu kita mengajak Pemerintah Indonesia untuk terus bekerja sama memerangi terorisme,” ujarnya.
Hal serupa juga disampaikan para keluarga korban. Meski Bom Bali I sudah berlalu sembilan tahun lalu, namun mereka masih merasakan dampaknya hingga saat ini.
Salah satunya adalah Wayan Leni Asih. Suaminya, Kadek Sukerna, yang bekerja sebagai bartender di Sari Club, menjadi salah satu korban tewas pada Bom Bali I.
“Sekarang untuk hidup sehari-hari saya masih kesulitan, karena jadi single parent (orang tua tunggal) untuk anak-anak saya, kini saya kerja sendiri untuk hidup sehari-hari sebagai guru TK honorer,” ujar ibu dari dua orang anak usia 12 tahun dan 9 tahun ini.
Puncak acara peringatan Bom Bali Satu di Konjen Australia diisi dengan acara peletakan karangan bunga di Memorial Garden. Sambil meletakkan karangan bunga, keluarga korban juga berdoa untuk para korban yang meninggal.
Bom Bali I terjadi pada 12 Oktober 2002 di Paddys Pub dan Sari Club di Jalan Legian Kuta. Bom ini menewaskan 202 orang dan melukai 200 orang lainnya. (dev)
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4561 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2361 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2016 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1625 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1066 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun