Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Salah Gunakan Dana Flu Burung, Kadisnak Jadi Tersangka

denpasar

Selasa, 8 November 2011, 21:17 WITA Follow
Beritabali.com

google.com/ilustrasi

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Kepala Dinas Peternakan Tabanan Ni Nyoman Rusmini ditetapkan sebagai tersangka oleh polisi dalam kasus dugaan penyalahgunaan dana sonifikasi penganggulangan flu burung sebesar Rp 320 Juta. Selain Rusmini, polisi juga menetapkan Ketua Gapoktan Desa Timpag, Kecamatan Kerambitan, Budiarta dalam kasus yang sama.

Keduanya kini sedang menjalani pemeriksaan tahap ke III di Mapolres Tabanan.  Hal tersebut dibenarkan oleh Kasatreskrim Polres Tabanan AKP I Nyoman Wirajaya seijin Kapolres Tabanan, Selasa (8/11) .

Menurut Wirajaya, pemeriksaan terhadap kedua tersangka terkait dugaan penyalahgunaan dana sonifikasi penanggulangan flu burung di Tabanan.

Dana sonifikasi yang disalahgunakan oleh kedua tersangka merupakan dana bantuan dari Dirjen Peternakan Departemen Pertanian tahun 2009. Dana tersebut diperuntukan sebagai dana sonifikasi bantuan peternakan dan penanggulangan flu burung sebesar Rp 680 juta. Kala itu Tabanan digelontor dana tersebut karena Tabanan merupakan daerah paling banyak terjangkit flu burung.

Yang menjadi permasalahan kemudian dana sebesar Rp 320 Juta tidak bisa dipertanggungjawabkan dan menjadi temuan Badan Pemeriksa Keuangan Pembangunan (BPKP) wilayah Bali.

“Kadis peternakan diperiksa dan ditetapkan sebagai tersangka karena bertindak sebagai kuasa pengguna anggaran (KPA),” beber mantan Kasatreskrim
Polres Tabanan ini.  

Kedua tersangka menjalani pemeriksaan tahap ke III  sebagai upaya memperdalam dugaan penyeimpangan dana tersebut. “ Keduanya diperiksa
didampingi pengacaranya,” tandas Wirajaya. (nod)

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/ctg



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami