Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Gredeg Bantah Minta Pencabutan Bhisama Dalam RTRWP
denpasar
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Beritabali.com, Tulamben. Bupati Karangasem Wayan Gredeg membantah adanya keinginan para bupati untuk mengusulkan pencabutan Bhisama (fatwa) Parisandha Hindu Darma Indonesia (PHDI) Bali dari Peraturan Daerah Rencana Tata Ruang Wilayah provinsi (RTRWP) Bali. Menurut Gredeg, masalah pencabutan Bhisama mengenai kawasan kesucian pura di dalam RTRWP Bali hanya miskomunikasi dan merupakan isu yang menyesatkan.
Wayan Gredeg ketika ditemui beritabali.com di Tulamben, Jumat (2/12) Menegaskan, usulan revisi dari para bupati bukan untuk menghilangkan poin Bhisama, tetapi untuk memperjelas implementasi dari Bhisama. Penjelasan yang diminta oleh para bupati hanyalah penambahan penjabaran dari ketentuan yang ada dalam bhisama di batang tubuh Perda RTRWP.
“Yang penting penjelasannya di situ dalam konteks, kita bisa melaksanakan secara baik sesuai dengan penjelasan itu, jangan hanya memakai ukuran kilo, terus di Parahyangan hanya boleh dibangun fasilitas untuk pelinggih-pelinggih, di Palemahan apa-apa saja boleh dibangun di sana,” papar Wayan Gredeg.
Gredeg menambahkan jika penjelasan bhisama tidak ada dalam batang tubung RTRWP Bali akan sangat sulit bagi Kabupaten untuk melakukan penyesuaian, karena akan menimbulkan multitafsir. Menurut Gredeg, secara aturan revisi sangat memungkinkan dan tidak harus menunggu waktu sampai 5 tahun implementasi. (mlt)
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5934 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2618 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2274 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan