Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 25 Juni 2026
Kunjungan Wisatawan Cina ke Bali Naik Drastis
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Sejak semester pertama tahun 2012, kunjungan wisatawan asal Cina ke Bali naik drastis. wisatawan asal Cina kini menduduki posisi kedua setelah Australia.
"Sekalipun Australia tetap menduduki posisi pertama soal jumlah kunjungan, namun wisatawan asal Cina terus meningkat dan menduduki posisi kedua setelah Australia," ungkap Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali Ida Bagus Kadek Subhiksu, di Denpasar, Mingggu (26/8/2012). Wisatawan Cina yang datang ke Bali berasal dari provinsi yang terletak di daerah pegunungan di Cina seperti Guan Chu, Xanchen, dan Yunan. Para wisatawan ini ingin melihat wisata laut di Bali.
"Itulah sebabnya obyek wisata Tanah Lot, Kuta, Nusa Dua, dan beberapa obyek wisata laut dan pantai lainnya di Bali dipenuhi oleh wisatawan asal Cina," jelasnya. Subhiksu membantah jika membanjirnya wisatawan asal Cina ke Bali karena Cina identik dengan wisatawan miskin dan Bali dijual terlalu murah.
"Itu semua tergantung supplay and demand. Buktinya, lama tinggal, dan banyaknya belanjaan wisatawan asal Cina selama ini masih sangat kompetitif dengan wisatawan asal negara lainnya," bantahnya. Berdasarkan data Dinas Pariwisata Provinsi Bali, selama ini wisatawan asal Cina berlibur di Bali rata-rata antara 4 sampai 5 hari. Sementara jumlah uang yang dibelanjakan selama tinggal di Bali antara 100 dolar Amerika sampai 110 dolar Amerika.
Sampai semester pertama tahun ini, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke Bali mencapai sekitar 1,4 juta orang dengan didominasi wisatawan asal Australia dan Ciina. Peningkatan kunjungan wisatawan mancanegara ke Pulau Dewata pada semester I tahun 2012 naik 7,73 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun