Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 April 2026
Nelayan Temukan Mayat Pria NTT Mengambang di Laut
BERITABALI.COM, TABANAN.
Seorang nelayan yang tengah mencari ikan menemukan sesosok mayat pria mengambang di laut sekitar Pantai Nyanyi Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Bali, pagi tadi. Belakangan diketahui jika mayat tersebut adalah Primus Uspinit Apoan (31), korban tenggelam di Pantai Nyanyi pada Sabtu 8 September 2012 petang.
Kepala Penegakan Hukum Direktorat Polisi Air Polda Bali AKBP Handoyo menjelaskan, korban ditemukan mengambang di tengah laut. "Tadi pagi sekira pukul 06.30 Wita. korban ditemukan dalam keadaan sudah meninggal," jelas Handoyo dihubungi Senin (10/9/2012). Korban yang merupakan buruh toko bangunan di Bantas Kecamatan Mengwi, Badung itu, sejak tiga hari ini dalam pencarian Tim SAR gabungan yang melakukan penyisiran darat dan laut.
Pria asal Kampung Sapipukan Desa Lepean Kecamatan Insana Kabupaten Timor Tengah Utara, NTT, ditemukan saksi Wayan Sumiartha nelayan asal Desa Beraban Kecamatan Kediri yang tengah mencari ikan dengan kapal "Kriya Mina Utama".
Temuan itu dilaporkan ke petugas yang tengah bersiaga di sekitar lokasi dan segera dilakukan evakuasi korban dari luat ke daratan, lanjut dibawa ke Badan Rumah Sakit Umum Daerah (BRSUD) Tabanan, untuk dilakukan pemeriksaan luar. Seperti diberitakan sebelumnya, keganasan laut selatan Pulau Bali memakan dua korban Aldi (24) warga Denpasar dan Primus Uspinif (34), asal Kupang saat mandi di pantai pada Hari Raya Kuningan 8 September 2012.
Keduanya yang sempat hilang akhirnya ditemukan tewas setelah digulung ombak dan terseret ke tengah laut.
Reporter: bbn/nod
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3811 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1757 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang