Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 April 2026
Guru Tabanan Mengeluh, Dipungut Biaya HUT PGRI 50 Ribu
BERITABALI.COM, TABANAN.
Sebagian besar guru di Tabanan mengeluhkan pungutan sebesar Rp 50 Ribu untuk kegiatan HUT PGRI yang digelar pada bulan Oktober depan. "Terus terang kami keberatan dengan pungutan sebesar itu," jelas salah satu guru yang mewanti-wanti namanya tidak dionlinekan, Kamis (20/9).
Ia pun merasa heran kenapa guru dibebani dengan biaya untuk HUT PGRI yang semestinya sudah ada anggaranya. "Uang Rp 50 ribu bagi guru sangatlah berarti, terlebih situasi yang serba sulit seperti sekarang," sergah guru lainya. Para guru pun menyatakan iuran tersebut selain memberatkan juga sangat tidak tepat disituasi seperti sekarang ini.
Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olah Raga Tabanan, I Putu Santika yang dikonfirmasi terakait iuran tersebut menegaskan iuran itu sudah merupakan persetujuan pengurus di tingkat daerah. Karena dana yang dibutuhkan untuk menggelar sejumlah kegiatan dalam rangka HUT PGRI tahun ini mencapai Rp 342 Juta.
“Dana yang kami dibutuhkan besar mencapai Rp 342 Juta, itupun kita minta bantuana dana CSR dari Bank BPD Bali cabang Tabana,” jelasnya. Mantan Kepala SMPN di Kecamatan Kerambitan ini mejelaskan, dana tersebut nantinya akan digunakan berbagai kegiatan. Seperti work shop-seminar, kunjungan ke panti asuhan, gerak jalan, tanam pohon dan masih banyak lagi.
"Semestinya guru bisa memahami untuk work shop seminar yang biasanya dikenai biaya, dalam rangka HUT PGRI tidak kami kenai biaya," jelasnya. Perayaan HUT PGRI akan dimulai dari tanggal 1 Sampai 14 Oktober dengan berbagai kegiatan.
Reporter: bbn/nod
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3823 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1767 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang