Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Unud Masuk 300 Top Asian Universities
BERITABALI.COM, BADUNG.
Universitas Udayana (Unud) Bali saat masuk dalam kelompok 300 Top Asian Universities dan menempati ranking 291.
Hal ini disampaikan Rektor Universitas Udayana Bali, Made Bakta, di kampus Jimbaran, Sabtu (29/9). Menurut Bakta, sekalipun masuk rangking 291, Unud sudah bisa berbangga karena universitas asal Indonesia yang masuk 300 Top Asian Universities hanya 8 universitas.
"Penilaian dilakukan oleh QS Star yang berkedudukan di Singapura. Beberapa kriteria yang dinilai antara lain sarana, kualitas akademis, jaringan internasional dan peranan kampus dalam pengabdian masyarakat,"jelas bakta.
Menurut Bakta, semua kriteria tersebut terpenuhi. Selain itu, banyaknya mahasiswa asing yang belajar di Unud, turut membantu pencapaian peringkat tersebut. Selain masuk dalam 300 Top Asian Universities, dalam penilaian bulan Juli 2012 versi Webometric, Unud masuk dalam kelompok 1.667 dunia, dan masuk dalam rangking 421 Asia, dan rangking 24 di Indonesia. Pada tahun 2009 lalu, Unud hanya mencapai rangking 3950 dunia.
Sedangkan pada penilaian yang dilakukan oleh International College and University, Unud masuk dalam rangking ke 29 untuk ribuan universitas di Indonesia.
Reporter: bbn/psk
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3895 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2959 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2053 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2020 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1811 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun