Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 14 September 2026
Otak Jagal Kampial Divonis Hukuman Mati
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Otak pembunuhan satu keluarga di Kampial, Badung, beberapa waktu lalu yakni pasangan suami istri Heru Hendriyanto (25) dan Putu Anita Sukra Dewi (23) divonis mati oleh Pengadilan Negeri Denpasar, Selasa (6/11/2012).
Keduanya terbukti bersalah terlibat dalam pembunuhan tiga orang yang merupakan satu keluarga. Dalam surat putusannya, hakim menyatakan kedua terdakwa terbukti bersalah melakukan pembunuhan secara berencana kepada tiga nyawa, yakni Purnabawa dan istri serta anaknya.
Dalam persidangan terungkap, Heru dan istrinya berperan sebagai dalang pembunuhan Purnabawa dan keluarganya. Heru kemudian melakukan pembunuhan itu dengan mengajak tiga terdakwa lainnya untuk membunuh korban pada 16 Februari 2012.
Vonis itu sepadan dengan tuntutan jaksa Edy Artha Wijaya. "Kejahatan terdakwa sangat keji dan tidak berperikemanusiaan," kata ketua majelis hakim I Gusti Agung Bagus Komang Wijaya Adhi.
Menanggapi vonis hakim, Heru dan istrinya langsung menyatakan banding. "Hukuman itu sangat berat. Hakim tidak memberikan kesempatan kepada klien kami untuk memperbaiki diri," kata Edy Hartaka selaku pengacara kedua terdakwa. Satu keluarga yang dibunuh terdiri dari I Made Purnabawa (28), istrinya Ni Luh Ayu Sri Mahayoni (27), dan anak perempuannya Ni Wayan Risna Ayu Dewi (9).
Mayat mereka ditemukan dibuang di hutan di Jembrana, sekitar 150 kilometer dari rumahnya di perumahan Kampial Residence, Kuta Selatan, Kabupaten Badung, 20 Februari 2012.
Reporter: bbn/psk
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3396 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 1937 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 1848 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan