Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 25 Juni 2026
Lippo Group Bangun 3 Mall di Bali
BERITABALI.COM, BADUNG.
Kelompok usaha Lippo Grup terus menancapkan bisnisnya, setelah membangun rumah sakit internasional kini juga membangun tiga mall untuk membidik segmen masyarakat menengah termasuk wisatawan asing di Bali.
Satu pusat perbelanjaan yang selesai dibangun adalah Lippo Sunset di Jalan Sunset, Kuta yang langsung diresmikan CEO Lippo Malls Michael Riady, Jumat (16/11/2012). Michael mengungkapkan, Bali sebagai salah satu kota terbesar di Indonesia dan telah dikenal mancanegaram, merupakan pasar potensial untuk bisnis mall.
Karena itu, pihaknya mengusung dua konsep yakni komplentary atau pelengkap rumah sakit dan penyediaan kebutuhan sehari-hari masyarakat. "Mereka yang berkunjung ke rumah sakit bisa sembari menunggu untuk berbelanja memenuhi kebutuhan mereka sehari-hari, jadi kehadiram mall di sini untuk menunjang kegiatan masyarakat, " papar dia.
Pihaknya membidik segmen pasar kelas menengah baik masyarakat yang tinggal di sekitar maupun warga asing baik ekspatriat maupun wisatawan yang tengah berlibur ke Pulau Dewata. "Kami oprtimis, kehadiran mall di sini bisa turut mendorong kegiatan perekonimian Bali khususnya bidang pariwisata," ujar dia didampingi COO Lippo Mals Eddy Mumin.Selain masyarakatnya yang kreatif, Bali kata Michael, pasar wisatawan asing cukup bagus dan potensial sehingga pihaknya berani berinvetasi.
Tak heran jika Bali kian diperebutkan oleh pemain bisnis mall nasional yang terus berlomba-lomba berekspansi ke Bali seperti kelommpok Matahari Hypermart. Secara umum, kondisi di Bali sangat mendukung iklim bisis dan investasi sehingga pihaknya berani menanamkan modalnya.
Hanya saja didesak berapa nilai investasi yang telah ditanamkan di Bali, Michael langsung mengeluarkan jurus berkelit. "Waduh berapa ya, saya lupa angkanya," sergah salah stau pewaris Taipan James Riady ini. Meski kini persaingan dunia bisnis mall atau pusat perbelanjaan kian ketat, namun Michael mengaku tidak khawatir jika kehadirannya bakal mematikan kegiatan usaha lainnya sebab masing-masing punya segmentasi pasar berbeda. "Kami akan dua lagi mall di KUta dan di dekat-dekat sini," tegas dia.
Bahkan tahun depan, kelompok usahanya akan siap ekspansi dalam bidang yang mendukung sektor pariwisata. "Sekarang masih tahap konstruksi, tahun depan baru bisa kami jelaskan lebih lanjut," tutupnya.
Reporter: bbn/psk
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun