Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 13 Mei 2026
Pastika Nilai Baliho Antar Cagub Masih Wajar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Gubernur Bali Made Mangku Pastika menilai iklan dan keberadaan baliho serta atribut dukungan untuk pasangan bakal calon gubernur, masih tergolong wajar dan belum sampai pada tingkatan mengkhawatirkan.
Pandangan Pastika ini bertolak belakang dengan penilaian Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Provinsi Bali yang menganggap perang baliho hingga aksi klaim dukungan sudah pada tahap mengkhawatirkan dan berpotensi memicu kerawanan.
Terkait maraknya baliho dan sepanduk sebagai bentuk dukungan kader simpatisan kepada bakal calon gubernur yang akan bertarung dalam pemilihan gubernur pada 15 Mei 2013, menurut Pastika masih tergolong wajar. "Masih wajar-wajar saja, tetapi harus diikuti aturan yang ada," kata Pastika, usai menghadiri Rakornas bidang organisasi Pengurus Pusat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) di Hotel Nikki Denpasar, Sabtu (2/3/2013).
Mantan Kapolda Bali ini menegaskan jika kemudian adanya pemasangan berbagai macam baliho dukungan cagub kemudian oleh pemerintah daerah sebagai pihak pembuat aturan diangap melanggar, Pastika selaku calon gubernur yang diusung koalisi Bali Mandara menyatakan siap melaksanakan aturan yang ditentukan.
Menanggapi maraknya baliho dukungan terhadapnya, yang dipasang di kawasan pusat pemerintahan seperti di Renon, Pastika mengaku sepenuhnya diserahkan pihak berwenang. "Itu ya tergantunglah, khan di bawah Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Denpasar, kita siap saja, apa yang menjadi aturannya," jelas Pastika
Sementara terkait surat himbauan Panwaslu Bali kepada gubernur, walikota dan bupati, agar mengambil langkah-langkah pencegahan dan penertiban alat peraga seperti baliho dukungan bakal cagub, Pastika menyatakan mendukung hal itu. "Saya kira bagus imbauan itu. dalam beberapa kali kesempatan sering saya sampaikan bahwa di atas segalanya adalah Bali," ucapnya.
Lebih jauh Pastika menyampaikan bahwa siapapun dan apapun dalam kegiatan apapun termasuk kegiatan politik, makan yang harus dipegang adalah kepentingan Bali. Bagi Pastika, hampir setiap minggu, bulan dan tahun Bali selalu menjadi tempat kegiatan berskala nasional dan internasional. Untuk itu, Pastika meminta semua pihak harus memberikan yang terbaik untuk Bali.
"Saya katakan segala-galanya demi kepentingan Bali adalah dalam hal menjaga keamanan dan kondusivitas. Jika ada hal-hal yang bisa membuat terjadinya konflik atau kerawanan lainnya, itu saya kira kurang baik," tutupnya.
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1174 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 916 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 746 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 682 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik