Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




1400 Petugas Siaga Bersihkan Sampah Parade Ogoh-ogoh

Senin, 11 Maret 2013, 16:21 WITA Follow
Beritabali.com

denpasarkota.go.id

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Denpasar akan mengerahkan sebanyak 1400 personel kebersihan untuk membersihkan sampah setelah pengarakan ogoh-ogoh usai malam ini.

Kepala DKP Kota Denpasar, I Ketut Wisada memperkirakan sebanyak 945 ogoh-ogoh akan diarak pada Pengerupukan hari ini. Untuk menanggulangi membludaknya sampah pasca pengarakan ogoh-ogoh, seluruh petugas akan mulai bergerak pada pukul 22.00 Wita.

Seluruh petugas kebersihan akan didukung dengan 103 armada pengangkut sampah.  Petugas tersebut akan menyisir ruas jalan di Kota Denpasar hingga pukul 03.00 Wita. "Diusahakan pukul 03.00 seluruh petugas sudah mampu membersihkan seluruh sampah di ruas jalan Kota Denpasar," kata Wisada, Senin (11/3/2013).

Wisada yang didampingi Kasubag Pemberitaan Humas Kota Denpasar, Dewa Gede Rai menghimbau agar ogoh-ogoh yang telah diarak tersebut, tidak dibiarkan berada di jalan dan ditaruh di atas trotoar. Ia juga berharap kepada masyarakat agar ogoh-ogoh tersebut dimasukkan kembali ke dalam banjar.

Dan jika hendak membakarnya agar dilakukan di setra desa pakraman setempat. "Kita akan melakukan penyisiran untuk membersihkan seluruh ruas jalan jadi diharapkan tidak menaruh ogoh-ogoh di jalan atau di atas trotoar," pintanya.

Selain melakukan pembersihan sampah, DKP juga mengerahkan petugasnya untuk mematikan lampu penerangan jalan umum (LPJU). Sebanyak 64 petugas akan dikerahkan mulai pukul 23.00 untuk mematikan sebanyak 645 unit panel LPJU di Kota Denpasar. Lampu penerangan jalan ini baru dihidupkan kembali setelah pelaksanaan Nyepi usai pada Rabu (13/3/2013) pagi.

Selain itu, pada Hari Nyepi DKP juga menyiagakan sebanyak enam petugas untuk mengantisipasi LPJU yang masih hidup. Jika nanti ada LPJU yang masih hidup, masyarakat diharapkan segera menghubungi DKP call center 0361-413930, agar petugas bisa menanganinya sesegera mungkin.

 

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/rob



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami