Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 April 2026
Keluyuran Saat Nyepi, Dua Aussie Diamankan Pecalang
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Keluyuran saat Nyepi, dua orang warga Australia diamankan petugas pecalang atau satuan pengamanan adat setempat. Keduanya langsung diperiksa intensif oleh pihak Kepala lingkungan banjar Pengabetan, Kuta.
Mangku Urip, seorang Pecalang Desa Adat Kuta menyampaikan, dua pria asal negeri kangguru yang hingga kini belum diketahui identitasnya itu diamankan pihak pecalang karena tidak mematuhi aturan pelaksanaan Nyepi, seperti yang tertuang dalam Catur Brata Penyepian.
Urip menjelaskan, awalnya kedua turis asing itu kepergok berkeliaran di jalan saat Nyepi oleh para pecalang. Ketika dimintai keterangan oleh pecalang, wisatawan asing itu hanya mengaku menginap di Suka Beach Inn Hotel.
"Saya cuman mengamankan saja ia berkeliaran di jalan dekat Monumen bom Bali, tepatnya di dekat gang poppies Kuta. Selanjutnya saya serahkan ke Kepala Lingkungan (Kaling) banjar Pengabetan Kuta," jelasnya Selasa (12/3/2013) Kedua turis Australia itu akhirnya diperiksa intensif dan dimintai keterangan oleh pihak Kepala Lingkungan banjar Pengabetan, Kuta. "Keduanya kita serahkan ke Kaling biar dibinalah," tutupnya.
Selama perayaan Nyepi, umat Hindu di Bali menjalankan Catur Brata Penyepian yakni Amati geni ( tidak boleh menyalakan api/lampu), Amati karya (tidak boleh bekerja ), Amati lelungan ( tidak boleh bepergian ), dan Amati lelanguan ( tidak boleh memuaskan hawa nafsu atau bersenang-senang ). Catur Brata Nyepi ini berlaku selama 24 jam.
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3795 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1741 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang