Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 30 Juni 2026
Bendera Raksasa PAS Berkibar di Banjar Taensiat
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Bendera raksasa pasangan PAS (Puspayoga-Sukrawan) dikibarkan di banjar Taensiat, Rabu (27/3/2013). Pengibaran dilakukan oleh puluhan warga diiringi dengan musik bleganjur.
Bendera berukuran 4x6 itu, menurut tokoh banjar Taensiat Gusti Ngurah Bagus Sujana, merupakan wujud komitmen untuk mendukung PAS. “Sebagian besar warga disini adalah pendukung PAS dan kita yakin sampai pemilihan nanti tidak akan berubah,” tegasnya.
Dia berharap, pemilihan gubernur nantinya bisa berlangsung dengan aman dan tidak diwarnai oleh kecurangan. Figur AA Ngurah Puspayoga sendiri adalah figur yang sangat dekat dengan warga Banjar ini. “Sejak masih muda sudah kita kenal merakyat dan mau bergaul dengan siapa pun,” ujarnya.
Setelah menjadi Walikota Denpasar, Puspayoga bersama istirnya Bintang Puspayoga telah mendorong kemajuan di Denpasar, khususnya di Banjar itu. Salah-satu yang dikenang oleh Sujana adalah program menjadikan Denpasar sebagai kota budaya dengan menghidupkan kelompok-kelompok seni budaya. Yang paling monumental dan dirasakan sampai saat ini adalah hidupnya kembali Gong Kebyar.
“Saat itu banjar kami menjadi salah-satu yang memperoleh pembinaan awal,” ujarnya. Ia berharap PAS akan terpilih dan dapat kembali mendorong pengembangan seni budaya di seluruh Bali. “Kita membutuhkan pemimpin yang jelas memiliki komitmen budaya karena itu merupakan kekayaan Bali yang sebenarnya,” ujarnya.
Selain dihadiri oleh kalangan pemuda, acaara pengibaran bendera juga dihadiri oleh tokoh veteran dari banjar itu AA Ketut Gede Rana (85). Ia mengaku sangat bersemangat mengikuti acara itu karena merasa diingatkan kembali dengan suasana masa perjuangan.
“Dulu kita kumpul-kumpul seperti ini penuh semangat sebelum menaikkan bendera,” katanya yang seangkatan dengan pahlawan nasional I Gusti Ngurah Rai.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun