Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Harga Gabah Anjlok, Petani Menjerit

Negara

Kamis, 25 April 2013, 19:11 WITA Follow
Beritabali.com

www.beritabali.com/Dok

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, JEMBRANA.

Beritabali.com, Melaya. Pada musim panen padi kali ini, petani di Jembrana mengeluh. Pasalnya harga gabah ditingkat petani anjlok sehingga petani merugi. Bahkan harga gabah basah di tingkat petani saat ini jauh dari harga yang telah ditetapkan pemerintah.

Menurut beberapa petani  Kamis (25/4), saat musim panen kali ini, harga gabah basah di tingkat petani hanya berkisar Rp 2900 hingga Rp 3000 perkilonya.

Harga ini jauh merosot dari ketentuan harga yang ditetapkan pemerintah yakni Rp 3800 perkilonya.

Anjloknya harga gabah basah ditingkat petani saat ini dipicu karena saat ini di Jembrana mengalami panen raya.

Dimana produksi gabah ditingkat petani berlimpah, sementara pihak KUD di Jembrana tidak sanggup menampung hasil panen petani.

“Kalau seperti ini, jelas petani yang dirugikan. Saya sendiri banyak ruginya, mana janji pemerintah untuk mensejahtrakan petani,” keluh Wayan Sudarma salah seorang petani di subak Melaya.

Sudarma dan petani lainnya juga mempertanyakan dana talangan yang dikucurkan oleh pemerintah kepada masing-masing KUD, karena dana tersebut dikucurkan tanpa bunga adalah untuk mengantisipasi harga gabah terutama saat harganya merosot saat panen raya.

“Kalau begini, dana talangan tersebut kan tidak ada artinya. Padahal pemberian dana talangan tersebut tidak ada bunganya,” imbuhnya.

Agar petani tidak terus dirugikan, Sudarma dan petani lainnya meminta pemerintah turun tangan dalam mengatasi anjloknya harga gabah saat ini di Jembrana.(Jsp)

 

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: -



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami