Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 April 2026
Harga Gabah Anjlok, Petani Menjerit
Negara
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Beritabali.com, Melaya. Pada musim panen padi kali ini, petani di Jembrana mengeluh. Pasalnya harga gabah ditingkat petani anjlok sehingga petani merugi. Bahkan harga gabah basah di tingkat petani saat ini jauh dari harga yang telah ditetapkan pemerintah.
Menurut beberapa petani Kamis (25/4), saat musim panen kali ini, harga gabah basah di tingkat petani hanya berkisar Rp 2900 hingga Rp 3000 perkilonya.
Harga ini jauh merosot dari ketentuan harga yang ditetapkan pemerintah yakni Rp 3800 perkilonya.
Anjloknya harga gabah basah ditingkat petani saat ini dipicu karena saat ini di Jembrana mengalami panen raya.
Dimana produksi gabah ditingkat petani berlimpah, sementara pihak KUD di Jembrana tidak sanggup menampung hasil panen petani.
“Kalau seperti ini, jelas petani yang dirugikan. Saya sendiri banyak ruginya, mana janji pemerintah untuk mensejahtrakan petani,” keluh Wayan Sudarma salah seorang petani di subak Melaya.
Sudarma dan petani lainnya juga mempertanyakan dana talangan yang dikucurkan oleh pemerintah kepada masing-masing KUD, karena dana tersebut dikucurkan tanpa bunga adalah untuk mengantisipasi harga gabah terutama saat harganya merosot saat panen raya.
“Kalau begini, dana talangan tersebut kan tidak ada artinya. Padahal pemberian dana talangan tersebut tidak ada bunganya,” imbuhnya.
Agar petani tidak terus dirugikan, Sudarma dan petani lainnya meminta pemerintah turun tangan dalam mengatasi anjloknya harga gabah saat ini di Jembrana.(Jsp)
Reporter: -
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3830 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1775 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang