Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Kader Militan PDI-P �mebading� dukung Pasti-Kerta

Badung

Jumat, 10 Mei 2013, 21:43 WITA Follow
Beritabali.com

google.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BADUNG.

Kampanye terbuka pasangan kandidat No 2, Made Mangku Pastika dan Ketut Sudikerta pada Jumat sore di Lapangan Blahkiuh, Badung, kedatangan “tamu istimewa”: ribuan kader PDI Perjuangan dari kecamatan Petang dan berbagai daerah lainnya di Badung utara.

Para kader ini datang dengan ratusan sepeda motor dan mobil untuk menyatakan dukungannya kepada Pasti-Kerta.  Kedatangan konvoi panjang ini segera saja disambut dengan tepuk tangan dan yel-yel “Pasti-Kerta” dari para peserta kampanye yang telah terlebih dahulu memadati Lapangan Blahkiuh.

Berbaliknya arus dukungan kader dan simpatisan PDI Perjuangan di Badung utara tak terlepas dari peran I Made Ordin yang menjabat ketua PAC PDI Perjuangan di Petang.  Warga Pelaga ini meradang setelah namanya dicoret dari DCS PDI Perjuangan.

“Ini bukan masalah saya berambisi ingin menjadi anggota dewan, tetapi lebih pada kepatutan dan kepantasan. Saya ini berjuang demi partai sudah 15 tahun, merangkak dari bawah, dari simpatisan, hingga menjadi ketua ranting dan kemudian ketua PAC. Kalau kader seperti saya saja diperlakukan seperti ini, apalagi kader-kader muda,” tegasnya.

Selain itu, Ordin juga menilai bahwa saat ini program-program yang ditawarkan paket Pasti-Kerta memang jauh lebih rasional dan bermanfaat bagi wong cilik.

“Kalau memang kita sayang dan peduli terhadap wong cilik, maka satu-satunya pilihan yang tepat adalah Pasti-Kerta,” ujarnya, yang segera disambut yel-yel gemuruh dari para pendukungnya.

Ordin turun tangan langsung memimpin konvoi massa-nya ke Lapangan Blahkiuh. Ia menumpang pada mobil Suzuki Swift hitam dan dengan bersemangat memimpin konvoi dengan cara mengeluarkan badannya dari jendela belakang.

“ Saya hanya ingin membuktikan bahwa saya punya dukungan di tingkat grass root dan inilah sebuah bukti, dan saya siap membawa gerbong dukungan dan massa saya ke Pasti-Kerta,” tegasnya.

Ordin yakin bahwa akan makin banyak saja kader-kader PDI Perjuangan yang “mebading” dan mengalihkan dukungannya ke paket Pasti-Kerta.

Kader militan PDI Perjuangan yang juga terdepak dari DCS, I Made Arjaya  menilai beralihnya dukungan Ordin dan ribuan massa-nya sebagai sebuah hal yang harus dicermati serius oleh elit PDI Perjuangan Bali dan terutama oleh paket PAS.

“ Ordin itu ‘meakah” di Badung Utara, dia benar-benar punya massa riil dan beralihnya dukungannya ke Pasti-Kerta pasti akan berpengaruh signifikan pada perolehan suara PAS di sana.  Dampak yang lebih besar adalah kemungkinan fenomena ini juga menular ke Tabanan dan daerah-daerah basis PDI Perjuangan lainnya, terutama karena banyaknya kader militan yang dicoret begitu saja dari DCS,” paparnya.

Kandidat Made Mangku Pastika tampak ceria mendengar “pembelotan” ribuan massa PDI Perjuangan.

 



“Jangan lihat partai apa yang mengusung saya, tolong lihat program-program apa yang ingin saya lakukan untuk rakyat. Apa yang terjadi hari ini menunjukkan bahwa semakin banyak orang yang sadar bahwa kita sedang memilih Gubernur Bali, bukan gubernurnya partai,”

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/adv



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami