Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Tarif Sekali

jembrana

Senin, 10 Juni 2013, 08:11 WITA Follow
Beritabali.com

google/ilustrasi

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, JEMBRANA.

Awal-awalnya, saat mulai terjun sebagai pelacur, cewek SMA ini baru sebatas menunggu pelanggannya. Namun lambat laun mereka sudah berani menawarkan jasa dan telah mematok harga. Biasanya, harga yang dipatok berkisar antara Rp 100 ribu hingga Rp 400 ribu, tergantung dari wajah cewek tersebut, dan tergantung pula siapa pria yang diajak kencan.

Jika pria yang menggunakan jasa esek-esek siswi tersebut umurnya sudah tua berkisar 40 tahun ke atas, mereka memasang tarif lebih mahal dari biasanya. Perbedaannya berkisar antara Rp 50 ribu hingga Rp 100 ribu dibanding tamu biasa.

“ Yah kalau umurnya sudah tua dan sudah punya cucu, biasanya saya minta Rp 500 ribu sekali main," tutur NGT (17), salah seorang siswi di salah satu SMA Swasta di Jembrana yang menyambi sebagai pelacur.

Saat berbincang dengan tim investigasi beritabali.com, NGT juga sempat menawarkan jasa layanan ranjangnya.

"Kalau untuk bli, saya kasih diskon dah," ujarnya sambil tertawa dan memainkan HP nya.

NGT menceritakan, awal dia terjun ke praktek prostitusi karena sakit hati diselingkuhi pacarnya.

“ Dulu  saya hanya melakukan hubungan seks dengan pacar saya. Dalam satu minggu saya biasa berhubungan sampai tiga kali. Tapi karena pacar saya selingkuh dengan gadis lain, saya kecewa dan ingin membalas dendam. Setiap ada laki-laki yang mau kencan, saya tidak menolaknya hingga akhirnya saya mematok bayaran untuk sekali kencan," akunya.

Bagaimana caranya agar bisa berkencan dengan NGT?

Sebelum bertemu, NGT mengaku selalu diawali dengan kesepakatan harga, dan selalu ada perjanjian yakni pihak laki-laki harus membayar Rp 50 ribu untuk pengganti uang bensin jika pihak laki-laki tidak menyukai wajah cewek tersebut.

 



“ Saya juga tidak mau rugi bli, boleh saja mereka batal memakai saya, tapi dia harus ganti uang bensin saya,” terangnya yang mengaku banyak memiliki nomer handphone sisiwi yang menyambi sebagai pelacur.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/tim



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami