Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 1 Juli 2026
Nelayan Pesanggaran Gelar Sunday Fresh Market
denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Untuk membuat terobosan dalam memasarkan hasil tangkapannya, nelayan Pesanggaran, Denpasar yang tergabung dalam kelompok Amertha Segara menggelar “ SunFresh Market”.
Pasar ikan segar dan aneka produk laut lainnya itu bertempat di Restoran Akame, Pesanggaran.
“Untuk sementara masih di hari Minggu saja. Tapi nantinya akan dibuat permanen tiap hari,” kata Ketua Kelompok Made Wijaya, Minggu (23/6/2013).
Pasar dibuat di kios khusus seluas 7x6 meter persegi dengan pajangan yang menarik. Sanitasinya pun diatur agar tidak ada bau amis yang menyengat.
“Konsepnya memang pasar modern yang segar dan bersih,” jelasnya.
Namun harga ikannya sama dengan harga di pasar tradisional. Keunggulan lain dari pasar ini, pembeli bisa langsung meminta pihak Akame mengolahnya untuk disantap di restoran sehingga harganya menjadi lebih murah.
Kelompok nelayan Amertha Segara sudah lama didirikan dengan anggota 94 nelayan dan terdiri dari nelayan Pesisir dan Tengeh. Hasil tangkapan adalah berbagai jenis ikan seperti Kerapu, Jangki, Cakalang, dan lain-lain. Selain itu berupa udang, cumi dan kepiting. Jumlahnya sangat tergantung pada kondisi cuaca dan musim.
Selain kerjasama berupa pasar ikan setiap hari Minggu, kelompok nelayan juga bekerjasama dengan pihak Akame dalam mensuplai kebutuhan restoran ikan segar itu.
”Akame akan membeli semua hasil tangkapan setiap harinya, Dengan begitu, para nelayan tidak perlu lagi repot membawa hasil tangkapan ke pasar tradisional.” kata Nyoman Widarsana, anggota kelompok nelayan.
GM Akame, Ida bagus Agastya menyebut, kerjasama itu juga memberi keuntungan bagi pihaknya karena pasar ikan akan meramaikan restoran yang memiliki area seluas 6 ha itu.
“Pasar ikan akan kita arahkan juga agar bisa menjadi ikon pariwisata di kawasan ini,” ujarnya.
Pihaknya sedang merancang agar area itu bisa dimanfaatkan sebagai tempat hiburan keluarga dengan fasilitas pendukung seperti pemancingan, aneka satwa, dan berbagai atraksi lainnya.(bbn/mlt)
Reporter: bbn/sin
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun