Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Nelayan Pesanggaran Gelar Sunday Fresh Market

denpasar

Minggu, 23 Juni 2013, 15:12 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali.com/ist

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Beritabali.com, Denpasar. Untuk membuat terobosan dalam memasarkan hasil tangkapannya, nelayan Pesanggaran, Denpasar yang tergabung dalam kelompok  Amertha Segara menggelar  “ SunFresh Market”.

Pasar ikan segar dan aneka produk laut lainnya itu bertempat di Restoran Akame, Pesanggaran.

“Untuk sementara masih di hari Minggu saja. Tapi nantinya akan dibuat permanen tiap hari,” kata Ketua Kelompok Made Wijaya, Minggu (23/6/2013).  

Pasar dibuat di kios khusus seluas 7x6 meter persegi dengan pajangan yang menarik. Sanitasinya pun diatur agar tidak ada bau amis yang menyengat.

“Konsepnya memang pasar modern yang segar dan bersih,” jelasnya.

Namun harga ikannya sama dengan harga di pasar tradisional. Keunggulan lain dari pasar ini, pembeli bisa langsung meminta pihak Akame mengolahnya untuk disantap di restoran sehingga harganya menjadi lebih murah.

Kelompok nelayan  Amertha Segara  sudah lama didirikan dengan anggota 94 nelayan dan terdiri dari nelayan Pesisir dan Tengeh.  Hasil tangkapan adalah berbagai jenis ikan seperti Kerapu, Jangki, Cakalang, dan lain-lain. Selain itu berupa udang, cumi dan kepiting. Jumlahnya sangat tergantung pada kondisi cuaca dan musim.

Selain kerjasama berupa pasar ikan setiap hari Minggu, kelompok nelayan juga bekerjasama dengan pihak Akame dalam mensuplai kebutuhan restoran ikan segar itu.


”Akame akan membeli semua hasil tangkapan setiap harinya, Dengan begitu, para nelayan tidak perlu lagi repot membawa hasil tangkapan ke pasar tradisional.” kata Nyoman Widarsana, anggota kelompok nelayan.

GM Akame, Ida bagus Agastya menyebut, kerjasama itu juga memberi keuntungan bagi pihaknya  karena pasar ikan akan meramaikan restoran yang memiliki area seluas 6 ha itu.

“Pasar ikan akan kita arahkan juga agar bisa menjadi ikon pariwisata di kawasan ini,” ujarnya.

Pihaknya sedang merancang agar area itu bisa dimanfaatkan sebagai tempat hiburan keluarga dengan fasilitas pendukung seperti pemancingan, aneka satwa, dan berbagai atraksi lainnya.(bbn/mlt)

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/sin



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami