Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Mencuri di Denpasar, Ditangkap di Gilimanuk

Negara

Minggu, 23 Juni 2013, 19:02 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, JEMBRANA.

Beritabali.com. Gilimanuk. Usaha Abdul Rohman (31) untuk meloloskan sepada motor hasil curian ke Jawa melalui pintu keluar pos 2 pelabuhan Minggu (23/6) jam 6.00 pagi tadi digagalkan jajaran Polsek KP3 Gilimanuk. Meski sudah berusaha mengelabui petugas dengan mengenakan pakaian adat Bali saat masuk pelabuhan agar dikira akan sembahyang tetap saja terendus polisi dan langsung ditangkap.

Tertangkapnya Abdul Rohman, asal Desa Padang, Singojuruh,banyuwangi itu karena polisi yang bertugas di pos 2 curiga melihat ada orang yang mengedarai sepeda motor mengenakan pakian sembahyang umat Hindu masuk pelabuhan sekitar pukul 06.00. Polisi lalu menghentikan sepeda motor Honda Beat warna putih DK 8033 GM itu untuk diperiksa.

Namun pengendara sepeda motor itu justru menerobos berusaha kabur ke pelabuhan.

“Melihat pengendara itu kabur, anggota yang semakin curiga langsung mengejar dan berhasil menangkapnya di pelabuhan,” ujar Kapolsek Kawasan Laut Gilimanuk Kompol Made Prihenjagat.

Setelah ditangkap, kemudian diminta menujukan identitas dan surat-surat sepeda motor itu. Ternyata STNK yang ditunjukan bukan STNK Honda Beat yang dibawa tersebut. Tetapi STNK Honda Vario warna hitam, P 4696 XM atas nama Rubiyo, beralamat di dusun Andongsari, Sigojuruh Banyuwangi.

“Ketika kunci sepeda motor itu diperiksa ternyata ada bekas congkelan. Awalnya Rohman berbelit-belit. Tetapi setelah kita koordinasikan ke semua Polres ternyata sepeda motor itu hilang di wilayah Polsek Kuta,” ungkapnya.


Setelah itu barulah Rohman mengakui kalau sepeda motor itu dicuri dengan mengunakan kunci leter T. Sepeda motor itu dicuri di parkir seputaran Kuta sekitar pukul 02.00.

“Setelah sepeda motor itu bisa dihidupkan saya lalu bawa ke Gilimanuk. Saya disuruh teman saya agar melalui pos 2 dan memakai pakian adat Bali untuk menghindari Pemeriksaan. Tetapi saya tertangkap,” ujar Abdul Rohman.(Jsp)
 

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/sin



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami