Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Nahkoda dan ABK Sea Horse Diperiksa

Sabtu, 6 Juli 2013, 15:07 WITA Follow
Beritabali.com

google.com/ilustrasi/lembongan

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, TABANAN.

Pasca terbakarnya Kapal Motor Penumpang (KMP) Sea Horse Ekspres 1 di pelabuhan tradisional Sanur Denpasar, Bali, pagi tadi, kini nahkoda dan ABK diperiksa untuk dimintai keterangan oleh Satpol Air Polresta Denpasar.

Musibah terbakarnya kapal Kapal Motor Penumpang (KMP) Sea Horse Ekspres 1 diduga akibat hubungan arus pendek korsleting pada mesin dan sempat menyambar bagian kapal lainnya membuat lima orang mengalami luka-luka.

"Saat ini nahkoda dan ABK masih diperiksa di Satpol Air Polresta Denpasar. Dalam musibah itu lima orang penumpang terluka karena panik saat  berebut menyelamatkan diri," ujar Direktur Pol Air Polda Bali Kombes Pol Tubuh Musyareh, Sabtu (6/7/2013).

Menurut Tubuh, Kapal Sea Horse Ekspres 1 sekitar pukul 08.45 Wita yang dinahkodai Kadek Indrawan(33) warga Lembongan Nusa Penida saat kejadian hendak berangkat dari Pelabuhan Sanur ke Nusa Lembongan Kabupaten Klungkung. Namun dalam perjalanan, mesin kapal tiba- tiba terdengar ledakan disertai semburan api.

"Api langsung cepat ditangani dengan cara menutup bagian mesin menggunakan kain basah dan berhasil dipadamkan sehingga tidak sampai membakar seluruh bagian kapal Api," jelas Tubuh.


Peristiwa naas itu, kata Tubuh membuat panik seluruh penumpang yang berjumlah 14 orang. Mereka panik dan berhamburan keluar dari kapal menyelamatkan diri sehingga ada yang mengalami luka bakar.

"Lima orang terluka dilarikan ke Rumah Sakit Umum Pusat Sanglah Denpasar. Beberapa penumpang lainnya terlihat syok atas kejadian itu. Beberapa korban yang sempat dirawat di rumah sakit kini sudah diperbolehkan pulang," tutupnya.(dws)

 

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/sin



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami