Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 April 2026
KPU Bali Coret 200 Ribu Pemilih Pileg dan Pilpres
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Berdasarkan hasil pemutakiran sementara, KPUD Bali akhirnya mencoret 203.333 orang pemilih sementara yang tak layak memilih untuk Pemilu Legislatif (Pileg) dan Pemilu Presiden (Pilpres) pada 2014.
Ratusan ribu pemilih sementara itu dicoret KPU Bali karena mereka telah meninggal, pemilih ganda, anggota TNI Polri, belum berusia 17 tahun, pindah domisili dan sebagainya. Sementara, bila dibandingkan dengan Pilgub Bali sebelumnya, data pemilih sementara ini naik sebesar 58 persen.
Anggota KPUD Bali Ketut Udi Prayudi menyatakan, pemutakiran data pemilih untuk Pileg dan Pilpres tahun 2014 tidak jauh berbeda dengan dengan data pemilih saat penyelenggaraan Pilgub Bali baru-baru ini. Dalam Pilgub Bali lalau, partisipasi masyarakat sebesar 74 persen.
"Angka itu tidak memenuhi target sebesar 75 persen. Pemutakiran data pemilih yang akurat akan sangat mempengaruhi partisipasi pemilih. Sebaik apa pun sosialisasinya, tetapi kalau data pemilih tidak akurat akan mempengaruhi partisipasi pemilih,"ujarnya, usai sosialisasi data pemilih untuk Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden tahun 2014 di Kantor KPUD Bali, Rabu (17/7/2013).
KPUD Bali melansir total jumlah pemilih sementara seluruh Bali untuk Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden tahun 2014 mencapai 2.984.320 orang. Jumlah pemilih dalam satu TPS nantinya akan dikurangi menjadi 500 orang dari 600 orang pemilih seperti dalam Pilgub Bali lalu. "Jumlah itu dikurangi untuk pertimbangan efektitas waktu. Dalam Pileg nanti kertas suaranya lebih besar, jumlah Calegnya lebih banyak. Akibatnya jumlah TPS pun semakin banyak yakni sekitar 8 ribuan TPS," jelasnya.
Sosialisasi KPUD Bali terkait data pemilih untuk Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden tahun 2014 hari ini di hadiri seluruh anggota KPUD Bali I Ketut Sukawati Lanang Putra Perbawa, I Dewa Kadek Wiarsa Rakasandi, Ketut Udi Prayudi, Ni Putu Ayu Winariati. Sementara perserta lainnya yang hadir merupakan wakil dari seluruh partai politik di Bali, Ormas, mahasiswa dan akademisi.
KPUD Bali berharap seluruh partai politik, ormas, akademisi dan masyarakat umum agar melakukan cross check, memberikan pemahaman kepada kepada seluruh masyarakat tentang pentingnya mengakses data pemilih masing-masing secara online. "Pemutakiran ini bertujuan untuk menjamin hak pilih warga negara di seluruh Bali sehingga dalam Pileg nanti semua orang harus ikut berpartisipasi di Pileg nanti," harapnya. (dws)
Reporter: bbn/sin
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3798 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1741 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang