Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 1 Juli 2026
Polda Bali Kerahkan 133 Personil Awasi Perairan Bali
Denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Untuk mengantisipasi masuknya terorisme saat mudik ke Bali melalui pelabuhan tikus, sebanyak 133 personil Polair Polda Bali dikerahkan untuk mengawasi seluruh wilayah perairan Pulau Bali.
Kapolair Polda Bali Kombes Pol Tubuh Musyreh menyatakan pengamanan extra ketat tersebut dilakukan karena bukan tidak mungkin ada sekelompok orang yang tidak bertanggungjawab masuk melalui pelabuhan tikus atau pelabuhan tidak resmi lainnya.
"Bukan tidak mungkin para teroris itu masuk lewat jalur tikus. Belum lagi pada saat yang sama bisa saja terjadi aksi penyelundupan dan sejenisnya. Untuk itu kami telah melakukan pengamanan secara ketat mulai H-7 di seluruh wilayah perairan Bali," ujar Tubuh, Jumat (2/8/2013).
Menurut Tubuh, saat ini fokus pengamanan berada di 4 pelabuhan utama di Bali antara lain Pelabuhan Gilimanuk, Padangbai, Pelabuhan Benoa, dan Celukan Bawang Singaraja. Ketiga pelabuhan itu, kata Tubuh menjadi titik rawan kemacetan karena berhubungan dengan arus mudik baik yang keluar dari Bali atau pun yang transit dan datang ke Bali.
"Untuk Pelabuhan Benoa, kita sudah berkoordinasi dengan semua elemen terkait mulai dari Pelni, Pelindo, serta TNI AL untuk ikut menjaga kerawanan yang terjadi. Saat ini kita bersama Pelni sudah mensiagakan 3 kapal sekaligus untuk mengangkut pemudik bila terjadi lonjakan penumpang," imbuhnya.
Untuk pelabuhan tidak resmi, Tubuh mengaku pihaknya sudah berkoordinasi dengan Babinkamtibas, Pamswakarsa, Babinsa, aparat intelijen dan sebagainya. Para nelayan juga dikerahkan untuk ikut mengawasi pergerakan setiap penduduk atau orang yang tak dikenal. "Makanya sangat dihimbau agar bila melihat orang yang mencurigakan, orang asing, tak dikenal dan sebagainya agar segera melaporkan kepada pihak berwajib,"tegasnya.
Tubuh memaparkan bahwa beberapa pelabuhan tikus yang dinilai rawan yakni sepanjang kawasan wisata Sanur, Kedongan, Jimbaran, sebagian besar pantai di Bali Utara dan sebagainya. "Semunya menjadi fokus perhatian kita, agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan," jelasnya. (dws)
Reporter: -
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun