Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 April 2026
Jumlah Kasus HIV AIDS Tinggi, Bupati Jembrana : 'Itu Predikat Buruk'
Negara
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Beritabali.com, Negara. Banyaknya keterlibatan generasi muda khususnya beberapa pelajar di Jembrana terkait dengan keterlibatan perdagangan anak (Human Trafficking) mendapatkan perhatian serius oleh orang nomor satu di Jembrana, I Putu Artha.
Ia menegaskan generasi muda supaya menunjukkan jati dirinya untuk hal-hal yang bermanfaat bagi dirinya dan lingkungan, bukan malah membuang diri yang berakibat menghancurkan masa depan.
Hal tersebut ditegaskan Artha saat membuka Seminar dengan topik Narkoba, Seks Bebas dan HIV AIDS, Rabu (7/8/2013) pagi di SMA Negeri 1 Negara, Jembrana.
Kreatifitas dan keterampilan yang dimiliki generasi muda harus ditunjukkan dan pemkab Jembrana telah meyiapkan Gedung Kesenian Bung Karno (GKBK) Jembrana sebagai tempat untuk mengekspresikan kreatifitas generasi muda.
Bahkan Pemkab Jembrana telah menyiapkan anggaran untuk membiayai perlengkapan yang diperlukan.
Di hadapan para pendidik, Bupati Artha juga menginstruksikan supaya kegiatan ekstra kurikuler di sekolah-sekolah terus digiatkan dan ditingkatkan baik di bidang olahraga, seni budaya maupun ekstra kepramukaan.
Kegiatan ekstra kurikuler tersebut menurut Bupati untuk memberikan kesempatan dan ruang kepada siswa agar lebih cerdas dalam menghadapi tantangan perkembangan jaman.
“Para guru saya minta untuk selalu menyampaikan dan mengingatkan siswa akan bahaya narkoba, seks bebas yang dapat menularkan virus HIV AIDS,“ tegas Artha.
Tidak cukup hanya di sekolah para siswa sebagai generasi muda juga perlu mendapat perhatian yang lebih besar dari orang tuanya di rumah.
Dalam seminar tersebut, Bupati Artha mewanti-wanti generasi muda untuk tidak menyia-nyiakan kesempatan dan kehidupan yang diberikan.
Sebab sekali saja terjerumus maka akan sangat sulit untuk menghindar.
Mengetahui Narkoba bukan untuk mecobanya, Narkoba harus dihindari dan nyatakan diri untuk anti dengan Narkoba, Seks Bebas dan HIV AIDS.
Soal kasus human trafficking di Jembrana, Bupati Artha menyebutkan, mereka yang mengaku siswa, belum tentu benar-benar siswa, bisa saja mereka berpakaian sekolah tetapi bukan siswa, karena atribut pakaian sekolah mudah dibeli di toko-toko.
Harus ditelusuri lebih dalam lagi oleh aparat yang berwenang dengan tuntas.
Dalam kesempatan tersebut, Artha mengungkapkan kasus HIV AIDS di Jembrana masih cukup tinggi.
“Kalau dulu jumlah kasus HIV AIDS Jembrana di Bali berada di urutan ketiga, tetapi sekarang sudah berada di urutan keenam, itu bukan karena jumlahnya yang menurun, tetapi kasus HIV AIDS di daerah lain yang meningkat,“ ungkapnya.
Artha pun mengajak untuk tidak berbangga dengan predikat itu.
“Itu predikat buruk,“ kata Artha.
Kedepan Bupati asal Melaya ini meminta sekolah-sekolah pada saat menerima siswa baru supaya melakukan test urine kepada calon siswa, untuk mengantisipasi dampak yang ditimbulkan. (Jsp)
Reporter: -
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3792 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1739 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang