Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Aniaya Manager Travel, Owner dan Manager Restoran Jadi Tersangka

Badung

Senin, 19 Agustus 2013, 05:18 WITA Follow
Beritabali.com

google/ilustrasi

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BADUNG.

Beritabali.com, Kuta. Owner Restoran Feyloon, Joe dan managernya, Fred, akhirnya ditetapkan sebagai tersangka karena menganiaya Manager Travel Hendra Haryanto didepan Restoran Feyloon dua pekan lalu. Keduanya ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan pada Jumat (16/08) lalu.

Penetapan tersangka ini dibenarkan Kanit Reskrim Polsek Kuta, AKP Agustiawan saat dihubungi awak media, pada Minggu (18/8). Dalam penegasannya, Joe dan Fred sudah dibekuk dan kini menjalani pemeriksaan.

“Jumat lalu sudah ditangkap dan ditahan. Masih diperiksa intensif,” tegasnya.

Hasil penyelidikan dan pemeriksaan saksi saksi, keduanya, menurut AKP Agustiawan, terbukti melakukan penganiayaan terhadap Manager Traverl Hendra Haryanto di depan Restoran Feyloon.

Korban awalnya melaporkan dianiaya oleh 10 pelaku, dua diantaranya Joe dan Fred. Namun penyidik hingga kini baru menetapkan dua tersangka saja.

“Baru dua tersangkanya, jika dari pemeriksaan ada keterlibatan pelaku lain, akan kami periksa intensif,”tegasnya.

Keterlibatan dua Joe dan Fred menyusul aksi pengeroyokan yang mereka lakukan terhadap Manager Travel, Hendra Haryanto, pada Minggu malam sekitar pukul 21.30 wita. Kasus ini bermula saat korban hendak bertemu Fred untuk menyelesaikan masalah bokingan tamu di Restoran Feyloon, namun berakhir cekcok dan dilihat langsung oleh Joe.
 
Tidak ingin bermasalah, Hendra keluar dari restoran menuju mobilnya yang diparkir di depan restoran. Namun dari arah belakang Fred ikut menyusul dan memanggil Hendra yang sudah berada di dalam mobil. Namun saat korban turun dari mobil, Fred marah marah dan disusul dengan pemukulan.

Ternyata, Joe dan beberapa orang security serta staf restoran sudah berada di belakang dan ikut melakukan pemukulan. Nahas, korban akhirnya dikeroyok para pelaku. Walau sudah berteriak minta ampun, para pelaku terus saja menghajarnya hingga babak belur.

Dalam keadaan berdarah darah, korban berlari ke SPBU yang berada persis di depan restoran. Tapi pelaku terus saja mengejar dan beringas menyiksa korban, hingga sekujur badannya babak belur. Korban melaporkan kasus penganiayaan ini ke Polsek Kuta. (Spy) 
 

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: -



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami