Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 26 Oktober 2026
300 Penari Akan Pentaskan Tari Teruna Jaya
buleleng
BERITABALI.COM, BULELENG.
Beritabali.com, Buleleng. Buleleng festival (Bulfest) akan dibuka, Jumat (23/8/2013). Sebanyak 300 penari akan mementaskan Tari Teruna Jaya untuk memeriahkan festival pertama di Bali Utara.
Ketua Panitia Bulfest, Gede Suyasa mengungkapkan Bulfest akan digelar pada 23-25 Agustus 2013. Bulfest akan dibuka oleh Menteri ESDM Jero Wacik.
Suyasa menjelaskan, sudah ada beberapa agenda yang disusun dalam pembukaan Buleleng Festival. Rencananya akan dilakukan pemanggangan 2.000 tusuk sate ikan yang dilakukan oleh Dinas Perikanan dan Kelautan (Diskanla) Buleleng.
Selain itu, ada pula Tari Sweta Bangkaja yang akan ditarikan oleh 50 orang penari. Ditambah lagi Festival Tari Teruna Jaya yang ditarikan 300 orang penari dari 148 desa/kelurahan yang ada di Kabupaten Buleleng.
"Ini akan menjadi festival Tari Teruna Jaya terbesar di Bali," kata Suyasa di Sekretariat Bulfest, Kamis (22/8/2013).
“Persiapan sudah benar-benar maksimal. Kami yakin Buleleng Festival yang baru pertama kali dilaksanakan, akan sukses. Kami telah melibatkan 23 sanggar seni untuk mengisi acara selama tiga hari penuh,” ujar Suyasa.
Selain diisi acara Festival Tari Teruna Jaya, juga akan dilangsungkan sejumlah acara menarik. Diantaranya Pameran Kuliner yang melibatkan 72 menu makanan khas Buleleng, Pameran Seni Rupa “Suryakanta”, Pemutaran Film Dokumenter, serta peluncuran buku kumpulan seni tari karya seniman Buleleng yang berjudul “Energi Dalam Gerak”.
“Selama Bulfest ini, kami akan melibatkan seluruh komponen seniman dan budayawan. Baik itu seni tradisi, seni modern, seni rupa, seni kontemporer, sampai dengan sastra. Kami juga akan meluncurkan buku antologi sastra dan teater berjudul Singa Ambara Raja dan Burung-Burung Utara yang merangkum ratusan karya dari 52 orang sastrawan,” katanya lagi.
Pria yang juga Kepala Bappeda Buleleng itu menambahkan, dari Buleleng Festival yang pertama kalinya digelar ini, diharapkan akan terdokumentasi seluruh karya seni yang diciptakan oleh seniman asal Buleleng. Sehingga visi terselenggaranya Buleleng Festival dalam hal pengembangan dan pelestarian budaya Bali Utara dapat tercapai. (bbn/dev)
Reporter: -
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5852 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4605 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2569 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2213 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2198 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan