Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Habib Rizieq: FPI Siap Serbu Kontes Miss World
jakarta
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Beritabali.com, Jakarta. Massa Front Pembela Islam (FPI) dan Forum Umat Islam (FUI) siap membubarkan kontes Miss World, jika digelar di Sentul, Bogor, Jawa Barat pada 28 September 2013 mendatang.
"Hary Tanoe tetap ngotot kepada pemerintah agar Miss World digelar di Sentul Bogor, 28 September. Kita siap perang, umat FPI dan FUI siap melawan," kata Habib Rizieq Syihab selaku Imam Besar FPI di Bunderan HI, Sabtu (14/9/2013).
Rizieq melanjutkan, hal ini entah disengaja atau tidak ternyata sejak tiga hari yang lalu sudah diadakan pelatihan anti teror di daerah Sentul untuk antisipasi adanya aksi teror jika Miss World jadi digelar di sana.
"Ada sekitar 178 pasukan yang latihan, jadi sekarang anti teror disiapkan jika ada aksi teror atau menyerbu maka mereka siap menyelamatkan Miss World," ujarnya, seperti dilansir inilah.com.
Namun demikian, Rizieq menegaskan bahwa FPI dan FUI tidak akan gentar dan tidak mengurungkan niat jihadnya untuk menolak kontes Miss World diselenggarakan di Indonesia. "FPI dan FUI akan tetap datang melawan mereka, nanti kalau perang wajib bawa senjata. Takbir, siap habisi mereka," tegasnya.[bbn]
Reporter: -
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3895 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2949 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2051 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2016 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1810 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun