Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 3 Juli 2026
DPRD Bali Minta Jalan Dibangun di Atas Sawah
denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Anggota DPRD Bali mengharapkan pembangunan jalan dari jalan Sunset Road Kuta menuju Soka Kabupaten Tabanan dibangun dengan model jalan di atas sawah.
"Dengan perencanaan pembangunan jalan di atas sawah tersebut akan dapat menghemat lahan yang pergunakan, disamping juga lahan pertanian akan bisa dipertahankan disepanjang jalur tersebut," kata anggota Komisi III DPRD Bali Ida Bagus Putu Parta di Denpasar, (17/9/2013).
"Apabila dirancang dengan jalan model diatas sawah, maka biaya akan bisa ditekan, karena hanya perlu alat tiang pancang untuk jalan dimaksud. Konstruksinya menggunakan rancang bangun Sosro Bahu," kata politikus Partai Demokrat Bali ini.
Ia menambahkan, rancang bangun dalam proyek Jalan Sunset Road tidak harus tinggi seperti yang dibangun di Jakarta atau tempat-tempat pada umumnya.
"Cukup dengan ketinggian dua sampai tiga meter di atas permukaan tanah, sehingga lahan yang selama ini dijadikan sawah atau ladang akan tetap berfungsi seperti biasa," ujarnya.
"Ini bagian dari proteksi lahan agar tidak beralih fungsi. Sebab dengan keberadaan jalan di atas sawah, maka tidak akan ada berdiri bangunan menghadap ke jalan tersebut. Apalagi jalan tersebut dibangun tol. Otomatis tidak akan ada bangunan menghadap ke jalan itu," katanya.
Sebelumnya, mantan Kepala Balai Jalan Nasional Wilayah VIII Kementerian Pekerjaan Umum Ir Susalit Alusius memberikan ide dan gagasan jalan di Bali yang memungkinkan untuk menghemat lahan dan memecah kemacetan di sepanjang jalan Denpasar hingga Gilimanuk (Jembrana). Ide yang dimaksud adalah pembangun jalan dengan model di atas sawah.
"Tidak saja di sepanjang jalan Denpasar menuju Gilimanuk saja, tetapi dimana saja yang memungkinkan untuk dibangun jalan di atas sawah. Ini juga alternatif jalan yang peduli dengan lingkungan, sebab pembangunan jalan tersebut tidak banyak membuka atau membebaskan lahan produktif. Lahan tersebut nantinya kembali seperti semula dibawah jalan itu. Kalau lahan sawah akan tetap menjadi sawah," katanya.
"Wisatawan yang ke Bali pun akan merasa nyaman dan senang, sebab sepanjang perjalanannya akan bisa menikmati pemandangan alam yang memesona," imbuh Susalit belum lama ini. [bbn/dev]
Reporter: -
Berita Terpopuler
Risiko terhadap Momentum Digital Indonesia
Dibaca: 1043 Kali
CBR Tabrak Truk di Sibetan, Pemotor Tewas di Tempat
Dibaca: 295 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun