Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




PDIP Tantang Amien Rais Ungkap Pemodal Jokowi

jakarta

Rabu, 2 Oktober 2013, 23:20 WITA Follow
Beritabali.com

inilah.com/ilustrasi

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, NASIONAL.

Beritabali.com, Jakarta. Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menantang Amien Rais untuk mengungkap siapa pemodal besar Jokowi untuk maju sebagai capres 2014.

Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Tjahjo Kumulo meminta Ketua Majelis Pertimbangan Partai PAN tersebut mengungkap siapa pemodal Jokowi seperti yang dimaksudkan.

Tjahjo menantang Amien Rais untuk mengungkap pemodal besar di balik wacana pencalonan Gubernur DKI Jakarta tersebut maju dalam pemilihan presiden (Pilpres) 2014.

"Saya tidak tahu (motif Amien Rais kritik Jokowi), silahkan tanyakan saja ke Pak Amien Rais. Kalau Pak Amien tahu (pemodal Jokowi) ya ungkapkan saja," kata Tjahjo ke INILAH.COM, Rabu (2/10/2013).

Tjahjo bahkan mempertanyakan siapa pemodal besar yang dimaksud oleh mantan ketua MPR itu. Anggota Komisi I DPR ini juga tidak mengerti ucapan Amien yang mengatakan Jokowi akan jadi presiden boneka. Sementara PDIP, belum membicarakan perihal pencapresan dan siapa yang di usung di pilpres 2014.

"Siapa namanya (pemodal Jokowi), perusahaanya apa, ini kan tidak jelas. Ya saya tidak tahu menahu (Jokowi presiden boneka), kita (PDIP) belum membahas itu (pencapresan)," katanya.

Penilaian Amien Rais itu disampaikan dalam wawancara khusus dengan INILAH.COM di kediamannya di bilangan Gandaria, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (1/10/2013).
"Saya melihat ada brain trust yang melambungkan Jokowi ke aras politik, bahkan mungkin hingga ke kursi presiden RI," ujar Amien.

Mantan ketua MPR RI itu mengaku dirinya dapat menyimpulkan fenomena Jokowi dikarenakan ada kekuatan modal yang melambungkannya. Jika upaya ini berhasil, Jokowi dinilai Amien cukup risau.

"Kalau sampai keinginan modal besar ini berhasil, saya takut, saya kasihan Jokowi akan tersandera. Saya tidak mengatakan presiden boneka, tapi akan menurut kepada yang melambungkan yang sangat luar biasa itu," ujar Amien.

Namun, saat ditanya lebih lanjut tentang pemilik modal tersebut, pendiri dan mantan ketua umum DPP PAN tersebut enggan menyebutnya lebih detail. Hanya, Amien menyebutkan pemilik modal dimaksud selama 24 jam hanya berorientasi pada untung semata.

"Hampir bisa dipastikan, pemodal besar itu mesti dihinggapi patologi profit. Jadi siang-malam yang dipikir adalah profit dan profit," tegasnya.

Keyakinan Amien bukan tanpa dasar. Menurut dia, jejak rekam Jokowi sebagai wali kota Solo tidak kalah bagus bila dibandingkan dengan kepala daerah lainnya seperti Wali Kota Surabaya Tri Rimsharani, bekas Wali Kota Yogyakarta Hery Zudianto dan kepala daerah lainnya.

"Tetapi memang, menurut saya ada usaha yang sistematik, dari mobil Esemka yang pepesan kosong itu, sampai mempopulerkan Jokowi seorang wali kota terbaik dari lima wali kota di muka bumi, maka saya makin ngeri," ujar Amien serius. [bbn]

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: -



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami