Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 April 2026
Jelang Pasar Tunggal 2015, ASEAN Memperkuat Infrakstruktur
Badung
BERITABALI.COM, BADUNG.
Beritabali.com, Jimbaran. Untuk mendorong konektivitas ASEAN, negara-negara anggota diharapkan segera mengimplementasikan pembangunan infrastruktur untuk memperkuat hubungan antar lembaga maupun antar masyarakat.
Menurut Duta Besar Indonesia untuk Asean I Gede Ngurah Swajaya, menjelang diberlakukannya era pasar tunggal tahun 2015 mendatang, semua negara anggota ASEAN diminta segera mempersiapkan diri secara baik.
"Konektivitas ASEAN, sudah di depan mata sehingga hubungan antar lembaga maupun masyarakat 'people to people' harus diperkuat antar negara anggota," ujar Swajaya dalam keterangan resminya di Institute for Peace dan Democracy (IPD), Jimbaran, Badung, Bali, Selasa (12/11/2013).
Untuk mewujudkan hal itu, Swajaya mengaku menggelar pertemuan antar duta besar negara ASEAN dan mitra wicara ASEAN lainnya di Bali selama tiga hari yang di mulai hari ini, Selasa (12/11/2013). Dalam pertemuan ini juga dihadiri Dubes Amerika untuk ASEAN David L Carden, Ketua IPD Ketut Putra Erawan dan pejabat dubes lainnya.
"Pertemuan ini untuk mempersiapkan konektivitas Asean, jadi bagaimana mendorong konektvitas itu dengan pembangunan infrastruktur dan hubungan antara manusia di kawasan," imbuhnya.
Swajaya memaparkan bahwa pertemuan ini tidak hanya pada penguatan infrastrukktur lembaga dan antar manusia, namun juga jaminan kelangsungan dari arus lalu lintas barang dan jasa di kawasan ASEAN. "Harus dibangun interaksi atau hubungan kerjasama berbagai bidang di kawasan Asean mulai kesenian, kebudayaan, ekonomi dan lain sebagainya," paparnya.
Dalam pertemuan ini, kata Swajaya juga akan dilakukan pembahasan dengan mitra wicara ASEAN seperti Amerika Serikat, Korea, Canada, Jepang, Australia, India dan lainnya.
"Arah pertemuan ini bagaimana negara-negara mitra wicara ASEAN itu bisa lebih meningkatkan perannya dalam membantu mengimplementasikan proyek-proyek untuk konektivitas ASEAN baik kelembagaan maupun antar manusia," jelasnya.
Konektivitas ASEAN, sambung Swajaya merupakan cetak biru bagi pembangunan kerjasama antar negara anggota sehingga diharapkan segera diimplementasikan oleh para kepala negara kawasan tersebut. menurutnya, tahun 2015 ketika pasar tunggal terjadi yang ditandai tidak adanya bea masuk dan arus lalu lintas barang maupun jasa yang semakin luas sehingga hal itu akan menarik mitra negara Asean lainnya. "Pasar tunggal itu memungkinkan arus masuknya basis-basis produksi, manufacturing dan investasi asing lainnya terus meningkat," ucapnya.
Untuk mendukung hal itu, Swajaya menjelaskan jika ke depan ASEAN juga mendorong penguatan infrastrutur seperti jalan, pelabuhan maritin dan perhubungan udara. "ASEAN sebagai pasar tunggal menjadi basis industri kompetitif dan merupakan pasar potensial Asia Tenggara. Jadi dalam pertemuan ini kita merumuskan apa saja yang bisa dikerjakan untuk mempercepat cetak biru ASEAN pada 2015 pasca komunitas ASEAN terbentuk" pungkasnya. (dws)
Reporter: -
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3773 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1715 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang