Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 April 2026
UNUD Kaji Nama Udayana
denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Nama “Udayana” yang merupakan Raja Bali sekitar Tahun 989 – 1011, saat ini sudah banyak dijadikan sebagai nama Universitas, Jalan dan bahkan Kodam IX Udayana pun juga menggunakan nama tersebut. Rencananya nama Udayana ini akan dikaji kembali oleh Tim Pengkaji Universitas Udayana.
Demikian terungkap saat Ketua Tim Pengkaji UNUD Prof. Dr. I Ketut Ardhana, MA dalam audiensinya dengan Gubernur Bali, Made Mangku Pastika, di Ruang Kerja Gubernur, Kamis (14/11).
Dalam audiensi tersebut Ardhana menyatakan nama “Udayana” sangat banyak digunakan sebagai nama-nama fasilitas umum yang ada, tanpa mengetahui apa dan siapa “Udayana” itu sendiri. Oleh karena itulah Ardhana beserta rekan dalam timnya mencoba untuk mengkaji nama “Udayana” mengingat nama tersebut sebagian besar diketahui masyarakat sebagai Raja Bali zaman dahulu.
Ardhana juga menambahkan pihaknya juga akan melakukan studi kasus mengenai nama “Udayana” tersebut dan mengharapkan kehadiran Gubernur Made Mangku Pastika dalam acara seminar tersebut yang direncanakan akan dilaksanakan pada tanggal 25 November mendatang. Ardhana berharap dengan adanya kajian tersebut diharapkan bisa menjadi sumber pengetahuan berkaitan dengan “Udayana” seperti dimana letak kerajaanya, bagaimana wajah sebenarnya dari Raja Udayana tersebut dan nantinya bisa menghasilkan sebuah output berupa monumen Udaya tersebut.
Gubernur Bali Made Mangku Pastika menyambut dengan gembira dan mendukung upaya yang akan dilakukan oleh UNUD.
“Ini perlu dilakukan mengingat kita sudah sangat familiar dengan nama “Udayana” dan di Bali nama tersebut sudah sangat populer namun dari kita juga tidak banyak mengetahui apa dan siapa Udayana tersebut,” jelas Pastika.
Gubernur Pastika juga berkeinginan agar ini dapat segera diselesaikan mengingat ini akan sangat bermanfaat bagi generasi kedepannya,
“Saya kira apa yang harus dilakukan agar segera dilakukan karena ini menyangkut anak cucu kita nantinya, jika hal seperti ini tidak dilakukan, saya khawatir tidak akan ada yang tahu nantinya oleh karena itu saya sangat mendukung selain itu juga ini merupakan kerjaan kita semua,” tegasnya.
Gubernur Pastika juga menyarankan agar tim melibatkan seluruh instansi terkait di masing-masing Kabupaten dan memerintahkan Dinas Kebudayaan untuk terlibat dalam upaya pengkajian tersebut.[bbn/hms]
Reporter: -
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3792 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1739 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang