Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




UNUD Kaji Nama Udayana

denpasar

Kamis, 14 November 2013, 18:27 WITA Follow
Beritabali.com

google.com/ilustrasi

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Beritabali.com, Denpasar. Nama “Udayana” yang merupakan Raja Bali sekitar Tahun 989 – 1011, saat ini sudah banyak dijadikan sebagai nama Universitas, Jalan dan bahkan Kodam IX Udayana pun juga menggunakan nama tersebut. Rencananya nama Udayana ini akan dikaji kembali oleh Tim Pengkaji Universitas Udayana.

Demikian terungkap saat Ketua Tim Pengkaji UNUD Prof. Dr. I Ketut Ardhana, MA dalam audiensinya dengan Gubernur Bali, Made Mangku Pastika, di Ruang Kerja Gubernur, Kamis (14/11).

Dalam audiensi tersebut Ardhana menyatakan nama “Udayana” sangat banyak digunakan sebagai nama-nama fasilitas umum yang ada, tanpa mengetahui apa dan siapa “Udayana” itu sendiri. Oleh karena itulah Ardhana beserta rekan dalam timnya mencoba untuk mengkaji nama “Udayana” mengingat nama tersebut sebagian besar diketahui masyarakat sebagai Raja Bali zaman dahulu.
Ardhana juga menambahkan pihaknya juga akan melakukan studi kasus mengenai nama “Udayana” tersebut dan mengharapkan kehadiran Gubernur Made Mangku Pastika dalam acara seminar tersebut yang direncanakan akan dilaksanakan pada tanggal 25 November mendatang. Ardhana berharap dengan adanya kajian tersebut diharapkan bisa menjadi sumber pengetahuan berkaitan dengan “Udayana” seperti dimana letak kerajaanya, bagaimana wajah sebenarnya dari Raja Udayana tersebut dan nantinya bisa menghasilkan sebuah output berupa monumen Udaya tersebut.

Gubernur Bali Made Mangku Pastika menyambut dengan gembira dan mendukung upaya yang akan dilakukan oleh UNUD.

“Ini perlu dilakukan mengingat kita sudah sangat familiar dengan nama “Udayana” dan di Bali nama tersebut sudah sangat populer namun dari kita juga tidak banyak mengetahui apa dan siapa Udayana tersebut,” jelas Pastika.

Gubernur Pastika juga berkeinginan agar ini dapat segera diselesaikan mengingat ini akan sangat bermanfaat bagi generasi kedepannya,

“Saya kira apa yang harus dilakukan agar segera dilakukan karena ini menyangkut anak cucu kita nantinya, jika hal seperti ini tidak dilakukan, saya khawatir tidak akan ada yang tahu nantinya oleh karena itu saya sangat mendukung selain itu juga ini merupakan kerjaan kita semua,” tegasnya.

Gubernur Pastika juga menyarankan agar tim melibatkan seluruh instansi terkait di masing-masing Kabupaten dan memerintahkan Dinas Kebudayaan untuk terlibat dalam upaya pengkajian tersebut.[bbn/hms]

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: -



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami