Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 29 Oktober 2026
Jalan Underpass Tergenang Air, Kontraktor Di-Warning
badung
BERITABALI.COM, BADUNG.
Beritabali.com, Denpasar. Belum lama diresmikan, jalan bawah tanah (underpass) Dewa Ruci Sudah mulai bermasalah. Selain tergenang air saat hujan, penutup saluran air di jalan underpass juga lepas sehingga membahayakan pengguna jalan.
"Kami mengingatkan kepada pimpinan proyek dan kontraktor PT Adhi Karya agar melakukan pengecekan jalan bawah tanah tersebut. Karena laporan masyarakat baru-baru ini terdapat genangan air hujan, bahkan kemarin (Kamis) penutup aliran air lepas. Tepatnya yang ada di tengah-tengah jalan itu," kata Ketua Komisi III DPRD Bali Gusti Made Suryanta Putra di Denpasar, Jumat (16/11/2013).
Gusti Made Suryanta Putra memperingatkan pelaksana proyek pembangunan jalan bawah tanah (underpass) simpang Dewaruci, Kuta, agar melakukan pengecekan ulang, mengingat musim hujan telah tiba.
"Jika pimpinan proyek jalan tersebut tidak mendengarkan peringatan dan saran dari dewan, maka kami akan memanggil kembali untuk mempertanggungjawabkan pengerjaan proyek yang menelan ratusan miliar rupiah itu,"ujarnya.
"Memang proyek tersebut sebagian besar dananya dari APBN, namun yang menggunakan jalan ini adalah masyarakat Bali dan wisatawan yang berlibur di Pulau Dewata. Bila tidak memperhatikan kondisi jalan itu sesuai dengan perencanaan, jelas ini masih tanggung jawab pemborong," imbuh politikus PDIP itu.
Suryanta Putra mengingatkan agar pelaksana proyek memperhatikan kondisi jalan tersebut.
"Kita akan membuktikan sejauh mana fungsi pompa air yang dipasang saat musim hujan. Dari awal proyek ini, kami sudah memberi peringatan karena beberapa pengerjaannya kurang baik, seperti pada dinding dan lantai jalan. Pada lantai jalan semestinya menggunakan beton, karena gagal dalam pengecoran diganti dengan aspal curah," ujarnya.
Penggantian lantai dasar dari beton ke aspal curah, kata Suryanta, jelas telah menyimpang dari bestek. Dengan penggantian lantai dasar dari beton ke aspal curah, dikhawatirkan akan berdampak pada kerusakan jalan lebih lanjut, sebab di daerah tersebut tanahnya labil. [bbn]
Reporter: -
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5961 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4661 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2648 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2298 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2231 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan